'Kalau Ada Insiden Tabrakan, Masyarakat Masih Suka Bela Anak yang Bawah Umur'

#nodrivingunder17

'Kalau Ada Insiden Tabrakan, Masyarakat Masih Suka Bela Anak yang Bawah Umur'

Dadan Kuswaraharja - detikOto
Jumat, 10 Jul 2015 14:44 WIB
Kalau Ada Insiden Tabrakan, Masyarakat Masih Suka Bela Anak yang Bawah Umur
Foto: Motor Estu Dwi Prakoso
Jakarta -

Di tengah hiruk pikuk lalu lintas ibukota, banyak sekali anak pelajar menggunakan kendaraan roda dua bahkan roda empat tidak dibekali persiapan yang cukup seakan akan orangtua mereka menganggap remeh keselamatan anak dan pengguna jalan lainnya.

Kadang kala ketika terjadi kecelakaan yang disebabkan oleh para pelajar ini, masyarakat biasanya suka membela mereka.

Pengalaman tersebut pernah dialami oleh Estu Dwi Prakoso. Lewat email dia curhat mengenai kejadian yang tak menyenangkan tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

β€œPada tiga bulan yang lalu saya melewati jalan Raden Inten 2 Jakarta Timur tidak jauh dari McDonalds Duren Sawit. Malam itu saya hendak pulang kerja sekitar pukul 20.00 disaat melewati traffic light saya mengalami kecelakaan lantaran sejumlah motor menerobos jalur saya di saat lampu hijau. Alhmdulillah saya selamat namun motor ringsek, puluhan warga menolong saya, tidak disangka pelaku yang menerobos itu pelajar SMA,” tulisnya.

Namun saat kejadian, warga, tukang tambal ban dan pengguna jalan serta adanya anggota Brimob yang hadir dalam peristiwa tersebut sempat menuduh yang salah adalah dirinya.

β€œMereka, bahkan membela pelajar tersebut. Pelajar motor ini memohon mohon kepada warga agar masalah tersebut dapat diselesaikan beralasan ingin masuk kerja. Saya tidak habis pikir dengan masyarakat sekitar, pelajar tersebut memakai seragam sekolah, menyelesaikan masalah alasan ingin bekerja dan tidak bisa menilai mana yang salah dan tidak,” ujarnya.

β€œIni pengalaman pahit saya karena masyarakat pun membela pengendara pelajar yang gegabah ini, sampai saat ini motor yang saya gunakan masih rusak dan tidak saya perbaiki karena saya merasa posisi berkendara saya benar,” tambahnya.

Dia berharap kepolisian agar ditindak tegas pelajar pelajar tersebut agar tidak mencelakai pengguna jalan lainnya.

β€œDan perlunya pengawasan kepada orangtua yang masih memiliki anak berstatus pelajar agar tidak membiarkan anaknya menggunakan kendaraan pribadi untuk ke sekolah sebab pentingnya jadi pelopor keselamatan berkendara,” ujarnya.

(ddn/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads