Program ini diluncurkan dengan latar belakang kebutuhan keselamatan berkendara. Tingginya populasi kendaraan roda dua membuat lalu lintas di kota besar seperti Jakarta menjadi padat. Akibatnya, ketidaktertiban pun bakal terjadi dan risiko kecelakaan makin tinggi.
"Tugas kami di sini adalah mengajarkan ilmu safety dan defensive riding bagi pengendara ojek agar bisa memberikan kontribusi aman bagi pengguna aplikasi GO-JEK," kata Founder RDL sekaligus duta safety driving Indonesia, Rifat Sungkar di Jakarta, Selasa (30/6/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Keselamatan penumpang dan pengendara adalah prioritas utama kami di GO-JEK. Kerja sama GO-JEK dengan RDL adalah salah satu usaha kami dalam meningkatkan standar mengemudi para pengendara kami," jelas Chief of Operating GO-JEK, Rohan Monga.
GO-JEK Street Smart Program ini akan diadakan mulai 1 Juli besok di daerah Jakarta Selatan. Rohan mengatakan, pihaknya percaya bahwa pelatihan ini akan meningkatkan kesiagaan drivernya dalam mengontrol keselamatan diri, keselamatan penumpang dan keselamatan berkendara secara menyeluruh.
(rgr/ddn)












































Komentar Terbanyak
Habis Ngamuk Ditegur Jangan Ngerokok, Pemotor PCX Kini Minta Diampuni
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Viral Pemotor Maksa Lawan Arah, Nggak Dikasih Lewat Malah Ngamuk!