Hal ini diungkapkan Presdir PT MPM Main dealer Honda Motor untuk Jatim-Nusra, Suwito pada wartawan disela-sela penyambutan 150 riders Honda Smart Adventure di Hotel Majapahit Surabaya, Selasa (2/6/2015).
Bahkan Suwito mematok target, selama bulan puasa dan lebaran penjualan motor matik naik 15 persen. "Growth hariannya 20 persen ini menjadi optimisme. Minimal semester dua bisa bertumbuh lagi agar tidak tertinggal jauh dengan tahun lalu," ujarnya.
Suwito mengaku pihaknya saat ini tidak hanya melakukan pengecekan penjualan tiap pekan, melainkan tiap hari. Maklum, penurunan penjualan Honda Motor di Jawa Timur saat ini mencapai 2,2 persen. Penurunan lebih banyak disebabkan lambatnya pengiriman unit dari pusat sehingga menimbulkan inden hingga 3 ribu unit untuk jenis New Scoopy.
βKita pada semester satu hanya dijatah 4 ribu unit saja," ucapnya.
Dibandingkan New Beat yang saban bulannya terjual sekitar 30 ribu unit dengan angka inden mencapai 7 ribu unit, penjualan Scoopy masih tertinggal. "Kalau Beat paling banyak inden adalah warna putih dan merah," ungkap Ande Ronotana, Marketing Division Head PT MPM main dealr Honda Motor untuk Jatim-Nusra.
(Zainal Effendi/Arif Arianto)











































Komentar Terbanyak
Pemerintah Ancam Cabut Izin Gojek-Grab Andai Tak Patuhi Komisi 8%
Viral Pengemudi Calya Ngamuk, Patahkan Spion-Wiper Mini Cooper
Wiper Ketekuk-Spion Lepas, Segini Kerugian Pemilik MINI yang Diamuk Sopir Calya