Penjualan sepeda motor di Tanah Air sepanjang Oktober turun tipis 4,28 persen atau susut 30.415 unit dibanding September. Isu kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dan perlambatan ekonomi diduga kuat menjadi penyebabnya.
Data Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia (AISI) menunjukkan, sepanjang Oktober lalu penjualan motor di Tanah Air mencapai 680.642 unit. Padahal, pada bulan sebelumnya, penjualan sebanyak 711.057 unit.
Dengan penambahan penjualan sepanjang Oktober, maka penjualan kendaraan roda dua dari januari hingga Oktober telah mencapai 6.760.557 unit. Penjualan terbanyak dibukukan di pulau Jawa yakni 62,48%, Sumatera 18,70%, dan Kalimantan 7,05%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun Sigit maupun AISI, hingga saat ini belum bisa menyimpulkan faktor penyebab penurunan penjualan itu.
Sigit hanya menduga-duga, penyebab itu antara lain sikap masyarakat yang mengantisipasi rencana kenaikan harga BBM bersubsidi.
"Ini baru dugaan saja, apakah karena isu itu (harga BBM) dan perlambatan ekonomi," ucapnya.
(arf/ddn)












































Komentar Terbanyak
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Opsen Mencekik! Muncul Gerakan Setop Bayar Pajak Kendaraan
Mobil Listrik e-Vitara Dianggap Kemahalan, Suzuki Bilang Begini