Pria Ini Belajar Membuat Kunci Untuk Mencuri Motor di Lapas

Pria Ini Belajar Membuat Kunci Untuk Mencuri Motor di Lapas

- detikOto
Selasa, 09 Sep 2014 10:02 WIB
Pria Ini Belajar Membuat Kunci Untuk Mencuri Motor di Lapas
Semarang - Dihajar massa dan dibui karena mencuri sepeda ternyata tidak membuat Romadhon (24) warga Jalan Citarum IV RT 2/RW 6 Kelurahan Mlatiharjo Kecamatan Semarang Timur kapok mengulangi perbuatannya. Ia bahkan belajar membuat kunci T di balik sel dan dipraktikkan untuk mencuri motor saat keluar dari penjara.

Laki-laki bertubuh gemuk itu mengaku diajari oleh narapidana di Lapas Kedungpane Semarang untuk membuat kunci dari besi berbentuk Y yang satu ujungnya dipasang ujung obeng. Setelah bebas dari lapas, ia beraksi beberapa kali. Dua lokasi terakhir yaitu halaman rumah kos daerah Bangetayu Kulon RT 3/RW 2 Kelurahan Bangetayu Kulon, Semarang, dan di Perum Margosari No A 9 Dempel Barat, Kecamatan Gayamsari Semarang.

"Diajari orang dari Mranggen di penjara. Diajarin juga cara pakainya. Sudah 7 kali, dapet (motor) semua," kata Romadhon di Mapolrestabes Semarang, Senin (8/9/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari laporan korban, tim Reskrim Polrestabes Semarang dan Reskrim Polsek Genuk akhirnya berhasil membekuk residivis itu. Kaki kanan Romadhon terpaksa ditembus timah panas petugas karena berusaha melawan saat ditangkap.

Selain Romadhon, dibekuk juga komplotannya yaitu Suryo Prasetya (22) warga Muktiharjo Kidul RT 4/RW 8 Muktiharjo Kidul Semarang yang berperan sebagai eksekutor. Kemudian dua penadah yaitu Suryadi (27) warga Karangroto RT 6/RW 3 dan Adi Agung Santoso (20) warga kampung Ngablak RT 9/RW 8 Semarang.

"Saya jual Rp 2,5 juta satu motornya," ujar Romadhon.

Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Djihartono mengatakan komplotan tersebut sangat meresahkan masyarakat karena selain mencuri, mereka juga pelaku penjambretan.

"Mereka ini satu jaringan, mereka juga terlibat aksi jambret," kata Djihartono.

Salah satu pelaku, Suryo mengaku selalu menjambret di tempat yang sepi dengan target perempuan yang mengendarai motor. Modusnya yaitu dengan menyebelahi dan langsung menyerobot tas korban.

"Kebanyakan cewek, soalnya lebih gampang," ujar Suryo.

Dari keterangan para tersangka, ternyata salah satu penadah, yaitu Suryadi merupakan rekan pelaku perampasan di dekat Unnes yang meninggal setelah dimassa tanggal 22 Agustus 2014 lalu. Ia kabur saat rekannya yang bernama Yuda Guntur Prayogo (26) itu dihajar.

Dari penangkapan komplotan tersebut diamankan barang bukti berupa motor Yamaha Vixion hitam bernopol H 3416 HI, Yamaha Mio GT warna merah tanpa plat nomor dan 3 buah kunci rakitan buatan Romadhon.



(alg/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads