"Mungkinkah kami melahirkan Vespa kelas bawah (murah-Red)? Saya rasa tidak," kata Sales and Dealer Development Director, Sergi Canovas Garriga, di Jakarta.
"Jadi seperti ini, Vespa kelas bawah kami itu seperti LX 125cc, ini versi dengan harga paling murah untuk kami. Tapi ini tidak terlalu laku, melainkan produk yang dengan harga tinggi yang paling laku," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena untuk mesin 150 cc malah lebih bagus penjualannya. Selain itu banyak konsumen yang mau memiliki motor premium. Oleh sebab itu kami ingin bermain di kelas atas, dan tren tetap mengarah ke sana," tambahnya.
(lth/ddn)











































Komentar Terbanyak
Wanti-wanti Prabowo Buat Pengguna Motor Bensin: Rasain Sendiri
Prabowo Klaim Upah Ojol Naik 3 Kali Lipat, Begini Reaksi Asosiasi
Pertalite Mau Dibatasi, Kategori Ini Bakal Nggak Bisa Beli Lagi