Paling tidak itulah yang dialami oleh PT Wahana Makmur Sejati (WMS) yang merupakan main dealer motor Honda untuk kawasan Jakarta dan Tangerang.
Head of Marketing PT Wahana Makmur Sejati Ario menjelaskan sejak dibuka hingga tanggal 3 Juli kemarin penjualan Honda di Jakarta Fair yang digelar di Kemayoran, Honda hanya bisa menjual sekitar 4.800 unit motor saja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia lalu menjelaskan kalau target 8.000 unit motor yang mereka tetapkan tipis kemungkinannya untuk terwujud. Karena itu, WMS pun merevisi target penjualan mereka.
"Kalau untuk sampai 8.000 unit sepertinya sulit. Tapi kita berharap bisa menjual sekitar 5.200-5.300 unit," tambahnya.
Ada berbagai alasan kenapa penjualan menurun. Dia memprediksi kalau momen Jakarta Fair yang bersamaan awal bulan puasa menjadi salah satu penyebabnya.
"Sekarang masyarakat kan sedang banyak pengeluaran. Sedang mempersiapkan lebaran, belum lagi ada tahun ajaran baru. Itu semua kan butuh biaya, karena itu kemungkinan beli motornya ditunda dulu," prediksinya.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Biaya Tes Psikologi SIM Online Naik, Sekarang Jadi Segini
Intip Garasi Kakanwil Pajak Jakarta Utara yang Dicopot Purbaya
Nyetir Nggak Bawa SIM-STNK, Siap-siap Kena Denda Segini