Hal itu disampaikan GM Marketing Communication & Community Development Yamaha Indonesia Eko Prabowo, Kamis (17/4/2014) menyikapi tingginya minat masyarakat untuk R15, motor sport terbaru Yamaha yang berkapasitas mesin 150 cc itu.
"Saya memperkirakan kemungkinan adanya pergeseran pemilihan produk dari bebek/matik ke sport yang memengaruhi lifestyle masyarakat," ujarnya.
Sebelumnya Eko menuturkan beberapa faktor yang menyebabkan R15 laris manis saat Yamaha membuka inden online Selasa 15 April lalu.
Yamaha memandang ini berkaitan erat dengan menguatnya pergerakan ekonomi kelas menengah, dengan harga R15 yang mencapai Rp 28 juta, pas untuk kantong kelas menengah.
"Harga R15 dan DP yang cocok dengan kantong penduduk kelas menengah, tambah lagi dengan produk ini yang memang sangat dinantikan, membuat konsumen tidak berpikir panjang untuk membelinya. Karenanya dalam waktu hanya 23 jam, banyak masyarakat Indonesia berlomba-lomba berebut R15 yang unitnya terbatas lewat inden online," ujarnya.
Dalam satu dekade terakhir pertumbuhan ekonomi Indonesia melahirkan banyak kelas menengah baru yang mengonsumsi barang dan jasa non kebutuhan primer.
Peranti komunikasi (gadget), barang elektronik, mobil murah dan ramah lingkungan LGCC (Low Cost Green Car) termasuk sepeda motor yang harganya bisa digapai penduduk kelas menengah, turut melambungkan penjualannya sehingga berpengaruh besar pada pertumbuhan ekonomi Indonesia.
(ddn/ddn)










































