Ketua III Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia (AISI), Sigit Kumala menjelaskan kalau pergerakan industri sepeda motor di Indonesia bakal terus berkembang.
"Tahun depan kemungkinan naik 5 persen. Tahun ini saja diprediksi ada 7,6 juta motor yang terjual, tahun depan naik 5 persen, jadi kurang lebih 8 jutaan," ujar Sigit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk komposisi model motor yang akan terjual di 2014, Sigit memprediksi kalau skuter otomatis masih akan terus mendominasi.
"Di sisi lain, sport akan naik. Tahun lalu kan naik 2 digit, rasanya tahun depan akan melanjutkan hal yang sama. Nah, cub (bebek) kemungkinan akan minus. Mungkin minus 5 persen lagi, tahun ini saja kan cub sudah berkurang juga," lugasnya.
Deputy GM Sales Division PT Astra Honda Motor Thomas Wijaya menambahkan pasar roda dua di tahun 2014 akan memiliki beberapa tantangan mulai dari suku bunga, tren harga komoditas yang belum membaik, isu tenaga kerja, kenaikan harga bahan baku terkait ekonomi global dan pelemahan rupiah.
"Tetapi ada juga peluangnya, yakni infrastruktur, kenaikan UMR, pemilu, pasar density belum jenuh, serta pertumbuhan kelas menengah," ujarnya.
(syu/ddn)











































Komentar Terbanyak
Viral Konvoi Fortuner-Alphard Masuk Area CFD, Ini Arti Pelat Nomor ZZ
Tarif Parkir Mobil di Jakarta Diusulkan Rp 60 Ribu/Jam, Pramono Bilang Begini
Iritnya Motor Matik Terbaru Honda, Jakarta-Bandung Cukup 2 Liter Bensin