Dalam sebuah majalah bernama Azan yang merupakan majalah yang diterbitkan oleh al-Qaeda, kelompok ini memuji ketangguhan Honda CG125. Mereka mengatakan kalau meski berharga murah bila dibandingkan dengan kendaraan perang barat, motor ini sangat membantu mereka dalam berperang.
"Dibandingkan dengan mereka. Kami, Mujahidin, telah memenangkan perang dengan Honda 125 senilai sekitar US$ 700 (Rp 8,3 jutaan)," tulis mereka.
Untuk keperluan perang, motor ini pun dimodifikasi sesuai kebutuhan. Tiap motor dilengkapi dengan tas di kedua sisi untuk membawa roket dan amunisi.
Sementara itu, di setang juga diaplikasi dengan MP3 Player. "Itu Memungkinkan pengendara untuk "mendengarkan Al-Qur'an, ceramah dan nasyid dalam perjalanan panjang," tambah mereka.
(syu/ddn)











































Komentar Terbanyak
Penjelasan Polisi soal Alphard yang Terobos Zebra Cross di HI Nunggak Pajak
Wujud Mobil Keciduk Isi BBM Subsidi Berulang dalam Sehari, Pakai QR Code Beda-beda
Pernyataan BYD Soal Seal Terbakar di Cikampek