"Sebelumnya kami meminta maaf kepada para pengguna Pulsar 200NS di Indonesia, karena ada keterlambatan kedatangan spare part yang belum bisa kita cover," tutur Deputy Departement Head Sales & Promotion Departement KMI Dewi Septianti di sela-sela acara media gathering di Bandung, Jawa Barat.
Dijelaskannya, keterlambatan spare part itu baru bisa di cover oleh KMI sekitar 2 Desember 2013 lalu dan saat ini sudah normal kembali. Jadi pengguna Pulsar 200NS sudah tidak khawatir lagi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu karena kita tidak bertanggung jawab kepada produknya mereka. Produk yang kita bisa servis itu hanya Pulsar 200NS saja," pungkasnya.
(ady/syu)
