Tahun ini sepanjang Januari sampai Oktober sudah ada 6,5 juta motor yang terjual di Indonesia, naik dari 5,9 juta motor di tahun lalu.
Dari angka itu, Honda merebut market share hingga 60,4 persen atau naik dari 57,5 persen di tahun lalu. Dari segi angka penjualan, Honda juga meningkat cukup tinggi yakni 14,8 persen padahal pasar motor di Indonesia hanya naik 9,2 persen saja.
"Sekarang sudah 6,5 juta motor. Kalau sisa 2 bulan di tahun ini masing-masing 500 ribu per bulan kan total jadi 7,5 juta," ujar Deputy GM Sales Division PT Astra Honda Motor, Thomas Wijaya dalam workshop wartawan di Bandung.
Dia lalu menjelaskan peningkatan penjualan tahun ini cukup menarik untuk diperhatikan. Sebab di pertengahan tahun Asoasiasi Industri Sepedamotor Indonesia (AISI) sempat pesimistis dan menurunkan prediksi penjualan motor 2013 menjadi hanya 6,8 juta. Namun, kondisi pasar berbalik dan kembali bangkit.
"Ada perubahan kebutuhan di masyarakat dimana kebutuhan pada cub (bebek) menurun dan digantikan skuter. Ekonomi juga mulai naik dan kelas menengah bertabah," timpal Director Production, Engineering and Procurement PT Astra Honda Motor David Budiono.
Karena kondisi tahun ini seperti itu, Thomas pun memprediksi kalau tahun depan penjualan motor di Indonesia akan tetap naik meski ada isu tenaga kerja, kurs rupiah hingga kenaikan harga bahan baku.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kondisi pasar bagus. Tahun depan mungkin bisa sampai 8 juta unit," lugas Thomas.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Asosiasi Ungkap Biang Kerok 'Krisis Ojol' di Jakarta: Biaya Aplikasi Dipotong Gede!
Katanya Dikembalikan, Gubernur Kaltim Kok Pakai Range Rover Berpelat KT 1?
Provinsi Ini Bolehkan ASN Mudik Pakai Mobil Dinas, Asalkan Bukan buat Pamer