"Kenapa baru sekarang? Sekarang Yamaha menunjukkan keseriusan untuk bermain di segmen ini. Mengingat pangsa pasar di Indonesia cukup baik, dilihat dari GDP segmen medium up atau sosial A atau B terus berkembang," ujar General Manager Promotion and Community Development PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) Eko Prabowo, saat dihubungi detikOto.
Eko pun merasa kelahiran 4 moge Yamaha di tanah air tidaklah telat, meski kompetitor sudah lebih dulu menghadirkan motor besar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kedua, sebelumnya teman-teman IU (importir Umum) sudah ada sebelumnya. Dan sekarang kita hanya melegalisasi saja bahwa Yamaha pabrikan juga sudah memiliki moge CBU," tambah Eko.
(lth/ddn)












































Komentar Terbanyak
Isi Surat Edaran Mendagri, Minta Gubernur Se-Indonesia Bebaskan Pajak EV
Provinsi yang Bakal Kenakan Pajak buat Mobil-Motor Listrik
Pernyataan Taksi Green SM usai Kecelakaan Kereta di Bekasi