Menepis hal itu, PT Astra Honda Motor (AHM) gencar melakukan edukasi safety riding kepada para pengendara motor di Indonesia. Pemberian pemahaman mengenai keselamatan berkendara motor ini diharapkan bisa menekan angka kecelakaan lalu lintas.
"Keseluruhan aktivitas edukasi dan sosialisasi keselamatan berkendara tersebut kami harapkan dapat mendukung upaya mengurangi potensi kecelakaan lalu lintas di masyarakat. Sepeda motor dapat digunakan sebagai alat transportasi yang aman dan nyaman, dengan dukungan teknik dan etika berkendara yang baik," kata General Manager Marketing Planning and Analysis Division AHM Agustinus Indraputra seperti dilaporkan reporter detikOto Nala Edwin dari Sirkuit Suzuka, Jepang, Selasa (12/11/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Edukasi ini dilakukan melalui praktik langsung di lapangan yang dipandu lebih dari 150 instruktur yang tersebar di seluruh Indonesia.
Setiap tahunnya, AHM bersama jaringan main diler Honda aktif melakukan sekitar 800 kegiatan edukasi safety riding kepada sekitar 90 ribu masyarakat di seluruh Indonesia.
Edukasi dan sosialisasi ini dilakukan dengan beragam metode dengan mengusung konsep konsep ART Riding (Attitude, Responsible, Tactics) yang komprehensif, berupa edukasi pengetahuan lalu lintas hingga etika dan teknik berkendara yang aman.
Selain itu, AHM juga bekerjasama dengan Dinas Pendidikan mengembangkan kurikulum pembelajaran etika berlalu lintas untuk siswa SMA/SMK dan SMP di 22 provinsi.
Perusahaan ini juga menyediakan alat simulasi keselamatan berkendara Honda Riding Trainer (HRT) berstandar internasional yang disebarkan di seluruh jaringan Honda. Saat ini, terdapat 1.000 HRT tersebar di seluruh Indonesia yang setiap tahunnya digunakan oleh sekitar 1,6 juta konsumen Honda Indonesia.
(nal/ddn)












































Komentar Terbanyak
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Opsen Mencekik! Muncul Gerakan Setop Bayar Pajak Kendaraan
Mobil Listrik e-Vitara Dianggap Kemahalan, Suzuki Bilang Begini