Motor yang ditarik adalah Vino Classic model tahun 2011 di Amerika Serikat. Menurut Badan Keselamatan Lalu Lintas dan Jalan Raya Amerika atau National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA), masalah rem ini bisa berdampak mengurangi kinerja sistem rem dan meningkatkan resiko kecelakaan.
Masalahnya dapat mempengaruhi rem bagian depan dan rem belakang yang masih menggunakan tromol.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yamaha Motor Taiwan ini yang pertama menemukan masalah selama pengujian dan kontrol lebih lanjut pada model-model yang diekspor.
Menurut rencana, Yamaha AS akan menghubungi pemilik unit yang terkena dampak tersebut dan mengganti rem depan dan belakang. Penarikan kembali ini mempengaruhi 320 unit di AS.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Resmi Turun, Ini Harga BBM Se-Indonesia Juli 2026
Haram Dilakukan saat Ujian Praktik SIM C, Sepele tapi Bikin Auto Gagal
Insentif Kendaraan Listrik Molor lagi, Ini Alasan Menkeu Purbaya