Dolar Naik, Honda Masih Sanggup Tahan Harga Motor

Dolar Naik, Honda Masih Sanggup Tahan Harga Motor

- detikOto
Selasa, 27 Agu 2013 10:14 WIB
Dolar Naik, Honda Masih Sanggup Tahan Harga Motor
Palembang - Indonesia dibuat kelabakan dengan melemahnya nilai tukar rupiah. Pabrikan otomotif juga termasuk yang terkena dampaknya.

Bagaimana PT Astra Honda Motor melihat hal ini?

"Penguatan mata uang dolar ini kan baru dan kita mesti lihat ini terus-terusan apa tidak? Kalau iya pasti akan ada pengaruhnya sedikit, tapi saya belum bisa memprediksinya," kata Marketing Director PT AHM, Margono Tanuwijaya, di Palembang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Margono mengakui saat ini dirinya masih berharap kepada 4 paket kebijakan pemerintah untuk bisa mengatasi pelemahan rupiah.

"Tergantung 4 paket dari pemerintah, terutama untuk impor baku. Strategi kami? Jika bahan baku naik, maka semua naik sehingga perusahaan akan ikut menaikkan harga yang akan mengurangi daya beli," katanya.

"Dan jika melihat krisis ekonomi tahun 1998, maka kami akan melakukan effisiensi di dalam prosesnya," tambahnya.

Saat ini Honda memang menjadi salah satu pabrikan motor yang memiliki kandungan lokal di atas 90 persen untuk varian bebek dan matik di tanah air.

Sehingga memang menguatnya dolar tidak akan terlalu berpengaruh terhadap Honda, meski ada beberapa varian yan dikirim secara utuh ke Indonesia.

"Kami belum ada rencana untuk bisa menaikan harga. Kita masih menganalisa belum tahu berapa lama," tutupnya

(ddn/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads