BMW Motorrad Minat Bikin 'Motor Kecil'

BMW Motorrad Minat Bikin 'Motor Kecil'

Syubhan Akib - detikOto
Senin, 08 Apr 2013 18:24 WIB
BMW Motorrad Minat Bikin Motor Kecil
dok detikOto
New Delhi - Produsen motor besar BMW Motorrad siap main di motor kecil. Bila saat ini motor BMW diperkuat dengan mesin-mesin berkapasitas besar, di masa depan, motor BMW Motorrad juga akan menggendong mesin kecil.

Kepastian BMW Motorrad untuk bermain di segmen motor bermesin sedang itu datang setelah merek Jerman ini merampungkan kesepakatan dengan merek motor India, TVS. Dalam kesepakatan tersebut, BMW Motorrad bersama TVS akan bekerja sama memproduksi motor di bawah 500 cc.

Hal itu tidaklah terlalu mengherankan. Sebab tahun lalu BMW hanya menjual 117.000 motor saja. Dan ditengah perubahan demografi pasar ke arah negara-negara berkembang, pengembangan motor bermesin kecil tentu perlu untuk dipikirkan. Terlebih, India yang menjadi basis TVS adalah pasar kedua terbesar di dunia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Chairman TVS Venu Srinivasan dilansir Reuters menjelaskan kalau kerja sama ini adalah upaya untuk memberikan teknologi yang mumpuni untuk para konsumen TVS. Motor hasil kolaborasi keduanya, lanjut Srinivasan, kemungkinan akan lahir di 2015 mendatang.

TVS nantinya akan mengucurkan 20 juta euro untuk pengembangan kerja sama ini. Sementara BMW Motorrad masih menutup rapat informasi terkait hal tersebut.

Belum diketahui motor seperti apa yang akan dilahirkan keduanya. Namun diperkirakan anak hasil perkawinan kedua merek ini akan seperti KTM Duke dan Bajaj Pulsar 200 NS yang menggunakan platform yang sama tapi dijual dengan merek yang berbeda. Detail keduanya pun berbeda.

Hal itu dikarenakan, baik TVS dan BMW Motorrad juga menjelaskan kalau mereka akan mengembangkan dan memproduksi serangkaian sepeda motor di sub-segmen 500 cc, tetapi setiap perusahaan akan menjual versi masing-masing dari motor itu melalui saluran distribusi masing-masing pula.

President BMW Motorrad Stephan Schaller mengatakan kalau kerja sama ini nantinya akan melahirkan motor yang bermesin kecil dan tidak bertenaga terlalu besar. Dia mengatakan kalau BMW memang sudah harus melebarkan sayap mereka untuk mengikuti perubahan peta pasar motor, perkembangan demografi dan tuntutan terkait masalah lingkungan.

(syu/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads