"Iya hingga saat ini kami masih menggunakan karbulator untuk varian kami," kata Corporate Communications PT TVS Motor Company Indonesia, Nurlida Fatmikasari, di Pontianak.
Apa alasannya? TVS beralasan mereka memiliki target dan lebih fokus penjualan di daerah bukan pusat kota. Injeksi biasanya digemari masyarakat perkotaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selanjutnya jeleknya kualitas bahan bakar minyak di Indonesia, membuat TVS menilai penggunaan sistem injeksi belum menjadi sesuatu yang dibutuhkan konsumen TVS di seluruh daerah di tanah air.
"Bensinnya belum bagus, bahkan terkadang di daerah sulit untuk mendapatkan premium dan memaksa pengendara menggunakan bahan bakar campuran. Atas pertimbangan itu makanya kami belum mengeluarkan yang injeksi," ucap Nurlida.
(ddn/ddn)











































Komentar Terbanyak
Viral Konvoi Fortuner-Alphard Masuk Area CFD, Ini Arti Pelat Nomor ZZ
Tarif Parkir Mobil di Jakarta Diusulkan Rp 60 Ribu/Jam, Pramono Bilang Begini
Iritnya Motor Matik Terbaru Honda, Jakarta-Bandung Cukup 2 Liter Bensin