Hal ilegal itu dilakukan oleh Chad E. Dejongh saat dia membakar dan mengubur Harley-Davidson kesayangannya lalu melaporkannya sebagai motor yang hilang pada Oktober 2009 meski tidak diketahui berapa klaim asuransi yang didapat Dejongh.
Awalnya cara ini berhasil, dan Dejongh pun mendapat klaim asuransi yang dia inginkan. Namun hal buruk terjadi ketika mantan istrinya Laurie pada September 2011 menghubungi polisi dan menyatakan kalau dia menyaksikan suaminya merencanakan penipuan dan mengubur sepeda motor itu di properti seorang kerabat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dilansir Autoevolution, Rabu (27/2/2013) setelah mendapat keterangan itu, polisi pun langsung membuat surat perintah penggeledahan, dan setelah surat di tangan para petugas lalu menggali tempat sesuai keterangan, namun mereka hanya menemukan beberapa suku cadang sepeda motor.
Meski begitu, hal ini sudah cukup. Dejongh yang awalnya menyangkal tuduhan akhirnya mengakui kesalahannya karena takut akan dituntut antara US$ 20.000-50.000 atas bila memberikan pengakuan palsu dan bisa dipenjara 15 tahun atas pengelakan itu.
Setelah melakukan negosiasi dengan jaksa penuntut, maka Chad E. Dejongh pun dijatuhi hukuman membayar US$ 25.355,16 dan 182 hari di penjara serta dua hari kerja sosial.
Namun hakim memberikan hukuman tambahan 93 hari dan memerintahkan Dejongh untuk melakukan kegiatan sosial selama tiga tahun masa percobaan setelah dibebaskan.
(syu/ikh)












































Komentar Terbanyak
Diduga Mirip Produk China Rp 8 Juta, Kok Bisa Motor MBG Tembus Rp 40 Juta?
Naik Gila-gilaan! Intip Perbandingan Harga BBM RON 98 di RI Vs Negara ASEAN
Awas Kaget! Segini Pajak BYD Atto 1 Bila Tak Lagi Dapat Insentif