Dalam siaran pers dari Bengkel Dhuafa, Bengkel ini akan beroperasi selama beberapa hari ke depan dan tersebar di sejumlah titik.
Layanan ini dibuka mulai pukul 9 pagi dan berakhir pad pukul 10 malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami menemukan banyak sekali motor yang terjebak banjir dan mogok, sehingga kami langsung buka di lokasi," ujar Koordinator Mekanik Akhmad Zaenudin.
Di hari pertama, Jumat (18/1), sedikitnya 41 motor berhasil diperbaiki oleh lima mekanik yang semuanya lulusan Institut Kemandirian Dompet Dhuafa. Servis yang diberikan berupa ganti oli, tune up, dan yang lainnya.
Sementara itu, Sudarto salah satu mekanik mengatakan, kerusakan motor bervariasi, mulai dari kerusakan ringan hingga kerusakan berat dimana motor mati total dan tak dapat dijalankan sama sekali.
Kerusakan ringan dilakukan dengan penggantian busi dan memperbaiki pengapian motor, sedangkan pada kerusakan berat harus dilakukan pembongkaran. Durasi pengerjaan berkisar antara 10-45 menit tergantung pada kerusakan motor.
"Layanan seperti ini sangat membantu ya apalagi buat korban banjir dan pengguna jalan raya di kondisi seperti ini. Karena kalo kondisi seperti ini, nggak cuma genangan air, paku-paku juga banyak terbawa dan di jalan bikin ban bocor. Kalau bisa sih layanan ini terus diadakan ya," ujar Edi Yusuf, warga Pasar Minggu yang memanfaatkan fasilitas Layanan Bengkel Gratis untuk memperbaiki motornya.
Sudarto memprediksi, jumlah pengguna jasa Layanan Bengkel Gratis akan terus meningkat terutama ketika banjir telah mulai surut. Hal ini karena banyak warga yang saat ini masih fokus menyelamatkan diri dan belum terpikir untuk menyervis motor. "Setelah banjir surut kemungkinan akan semakin banyak yang membutuhkan perbaikan motor," ujarnya
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Asosiasi Ungkap Biang Kerok 'Krisis Ojol' di Jakarta: Biaya Aplikasi Dipotong Gede!
Provinsi Ini Bolehkan ASN Mudik Pakai Mobil Dinas, Asalkan Bukan buat Pamer
Sewa Rp 160 Juta/Bulan, Segini Harga Mobil Land Rover yang Dipakai Wali Kota Samarinda