Pemain di segmen motor model trail sendiri terhitung masih sedikit. Selain Kawasaki yang merajai model ini, ada Hyongsung yang juga diminati. Selain itu, pasar segmen motor ini masih terbilang kecil.
Namun meski kecil, bukan berarti segmen model ini tidak potensial untuk berkembang. Karena melihat kondisi geografi Indonesia dan tren trail yang bangkit lagi, motor trail dipercaya akan berkembang di masa depan sepert halnya era tahun 70-80an.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut Yohan mengakui kalau potensi motor trail di Indonesia bisa dibilang cukup besar. Terlebih segmen motor ini populer beberapa dekade lalu.
Suzuki pun memiliki legenda, Suzuki TS yang sangat dikenal oleh para pecinta motor penggaruk tanah.
"Potensi segmen ini bagus, segmennya potensial dan terbuka lebar karena belum banyak yang main. Tapi itu tadi, kita belum ada keputusan untuk kesana," elaknya.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Diduga Mirip Produk China Rp 8 Juta, Kok Bisa Motor MBG Tembus Rp 40 Juta?
Naik Gila-gilaan! Intip Perbandingan Harga BBM RON 98 di RI Vs Negara ASEAN
Awas Kaget! Segini Pajak BYD Atto 1 Bila Tak Lagi Dapat Insentif