Yamaha Kirim 3 Teknisi Indonesia ke Jepang

World Technician Grand Prix

Yamaha Kirim 3 Teknisi Indonesia ke Jepang

- detikOto
Rabu, 26 Sep 2012 10:19 WIB
Yamaha Kirim 3 Teknisi Indonesia ke Jepang
ilustrasi
Jakarta - Kontes teknisi Yamaha sedunia, World Technician Grand Prix” (WTGP) ke-5 akan diadakan tanggal 23-24 Oktober 2012 di Yamaha Communication Plaza yang lebih dikenal dengan Museum Yamaha Jepang.

Kompetisi yang berlangsung selama 2 hari ini menguji para teknisi Yamaha tentang keterampilan, kemampuan, dan wawasan dibidang teori sepeda motor, periodical inspection (perawatan), troubleshooting (analisa), dan customer reception (pelayanan kepada konsumen).

Kontes tahun ini akan diikuti oleh 28 teknisi terbaik Yamaha, para juara nasional dari 21 negara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Negara-negara tersebut adalah Australia, Kanada, Amerika Serikat, Spanyol, Perancis, Jerman, Inggris, Rusia, Belanda, Argentina, Brasil, Kolombia, Meksiko, Jepang, China, Taiwan, Indonesia, Thailand, Malaysia, Vietnam, dan India.

Dalam siaran pers, Rabu (26/9/2012) Yamaha Indonesia akan mengirimkan 3 teknisi terbaiknya, mewakili 12.000 lebih teknisi Yamaha di seluruh Indonesia. Mereka adalah para juara nasional diajang kompetisi teknisi Yamaha di Indonesia (Indonesia Technician Grand Prix).

Mereka adalah :

  • Muhammad Agus, Juara Nasional ITGP tahun 2008 (PT. Thamrin Brother – Palembang)
  • Agus Suryanto, Juara Nasional ITGP tahun 2009 (PT. Thamrin Brother – Palembang)
  • Sukrisna Beni, Juara Nasional ITGP tahun 2011 (SBM Sidoagung – Yogyakarta)

"Mereka bertiga akan berjuang mempertahankan gelar Juara Dunia yang telah diraih oleh Yamaha Indonesia di ajang sebelumnya," demikian bunyi siaran pers Yamaha.

Di tahun 2007 lalu Yamaha Indonesia mengirimkan 2 teknisi terbaiknya, yaitu Djarot Imam Kristanto dari Solo yang merupakan Juara Nasional ITGP (Indonesia Technician Grand Prix) tahun 2006 dan Dewa Putu Gunawirawan dari Bali yang merupakan Juara Nasional ITGP tahun 2007.

Dari 2 orang teknisi yang dikirim, dua-duanya meraih juara, Dewa Putu Gunawirawan, menjadi juara dunia, sedangkan Djarot Imam Kristanto, berada di peringkat 3.

(ddn/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads