Dilansir Autoevolution, Kamis (23/8/2012) BMW sebenarnya sudah memiliki keahlian menggarap skuter, namun mereka menghentikan produksi skuter C1 pada 9 tahun lalu. Model skuter yang memiliki atap untuk melindungi pengendaranya dari hujan dan panas.
"Skuter baru menawarkan kesempatan kita untuk mendapatkan penjualan besar-besaran," kata Sales Chief BMW Motorcycle, Heiner Faust.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
BMW yakin bahwa skuter mereka diterima di pasaran, terutama untuk para pengendara mobil untuk bisa menggunakan sepeda motor.
BMW saat ini sebenarnya sudah merilis dua skuter seperti C600 Sport dan C650 GT scooter, yang mulai dijual di Eropa pada bulan Juli 2011.
Kedua motor besar BMW ini memiliki tenaga hingga 60 tenaga kuda, bersama transmisi otomatis yang mampu mencapai kecepatan tertinggi hingga 175 kilometer per jam. Model skuter yang paling sporty yakni C600, mampu berakselerasi dari 0-100 kilometer per jam dalam 7,1 detik.
Untuk memuaskan ambisi skuternya, BMW berencana untuk melahirkan setidaknya 10.000 skuter tahun depan, setara dengan sekitar 9 persen dari penjualan sepeda motor BMW di tahun 2011.
Dan di 2014 BMW berencana untuk melangkah lebih jauh dengan sebuah skuter listrik. C evolution yang memiliki baterai listrik yang sama dengan mobil listrik perkotaan i3. Motor ini sudah dipamerkan saat Olimpiade London beberapa waktu lalu.
(ddn/ddn)













































Komentar Terbanyak
Mobil Listrik China Murah-murah, Kok Suzuki Pede Jual e Vitara Rp 755 Juta?
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Bikin Pajak Mobil-motor di Jateng Mahal, Segini Tarif Opsen PKB