Layanan purna jual 'Indahnya Lebaran Bersama AHASS' ini diselenggarakan selama periode 1-31 Agustus 2012.
Β
"Kami ingin memastikan sepeda motor Honda dapat menemani pengendaranya bersama keluarga dalam bersilahturahmi. Program ini dimulai sebelum periode mudik agar masyarakat dapat memastikan kendaraannya dalam kondisi optimal sebelum digunakan beraktivitas di Lebaran. Kami baru menutup program ini di akhir bulan Agustus agar masyarakat dapat memeriksakan kembali kendaraannya setelah digunakan beraktifitas selama Lebaran," ujar General Manager Technical Service Division Wedijanto Widarso dalam siaran pers, Minggu (5/8/2012).
Dalam program purna jual ini, pengguna Honda mendapat kesempatan pengecekan fitur keamanan secara gratis untuk setiap penggantian AHM Oil di AHASS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Posko Siaga
Selain program βIndahnya Lebaran Bersama AHASSβ yang digelar sepanjang bulan Agustus, melalui Bale Santai Honda (BSH), tim teknis Honda pun siap membantu masyarakat pengguna sepeda motor selama periode Lebaran 16-23 Agustus 2012 dari Lampung hingga Bali.
Sebanyak 23 lokasi BSH yang terdiri dari 18 Posko 24 jam nonstop dan 5 AHASS Siaga 16 jam dengan waktu operasi 07.00-23.00 setiap hari siap melayani semua tipe dan merk sepeda motor yang membutuhkan bantuan secepatnya untuk memperlancar aktifitas ber-Lebaran. Selama program ini berlangsung, para mekanik di Posko Honda dan AHASS Siaga tersebut siap membantu pengguna sepeda motor Honda yang mengalami gangguan pada kendaraannya atau emergency dan gratis biaya jasa perbaikan.
"Kami berharap keseluruhan program purna jual ini dapat mendukung aktifitas masyarakat dalam menjalankan ibadah dan bersilahturahmi bersama keluarga. Pesan utama kami, pastikan kendaraan yang digunakan selalu dalam kondisi optimal yang aman dan nyaman," tutup Wedijanto.
Β
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Di RI Banyak Merek Motor Listrik, Kenapa Harus Emmo Rp 50 Jutaan buat MBG?
Bengkel Belum Ada, Kok BGN Nekat Beli 25 Ribu Unit Motor MBG?
Diduga Mirip Produk China Rp 8 Juta, Kok Bisa Motor MBG Tembus Rp 40 Juta?