5 Fakta Mengerikan tentang Kecelakaan Lalu Lintas

5 Fakta Mengerikan tentang Kecelakaan Lalu Lintas

Syubhan Akib - detikOto
Selasa, 17 Jul 2012 17:00 WIB
5 Fakta Mengerikan tentang Kecelakaan Lalu Lintas
ilustrasi (detikFoto)
Jakarta - Di tengah makin meningkatnya angka kecelakaan di Indonesia, keamanan berkendara adalah hal yang mutlak diperlukan. Namun etika berkendara dan kemampuan menguasai medan dan kendaraan yang digunakan tetap harus di kedepannya. Sebab bila tidak, fatal akibatnya.

Terutama para pengguna sepeda motor, instruktur Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu mengatakan kalau para pengendara roda dua harus sadar kalau bila dibandingkan dengan pengguna mobil, pengendara motor lebih rentan mengalami kecelakaan parah.

Sebab, di samping faktor alam dan kendaraan, faktor manusia paling besar pengaruhnya dalam sebuah kecelakaan. Banyak kecelakaan yang disebabkan oleh faktor manusia. Kesalahan-kesalahan mendasar yang kerap menjadi awal petaka menurutnya meliputi banyak hal mulai dari salah antisipasi keadaan, hilang kontrol atau melakukan akselerasi melebihi kondisi yang seharusnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, minimnya pengetahuan terkait perlengkapan keamanan seperti helm, jaket, sarung tangan, celana panjang hingga sepatu juga menjadi penyebab meningkatnya risiko cedera.

"Saya ingin mengoreksi paradigma yang ada terhadap istilah safety riding. Safety memiliki arti preventif, yaitu sesuatu yang berkaitan dengan pencegahan. Di dalam mengemudi, safety adalah hal-hal yang terkait dengan pengetahuan mengemudi," katanya.

"Kesimpulannya, kalau seseorang mau safe (aman), maka lakukan pencegahan," lugasnya.

Ada data dan fakta yang patut kita simak yang menggambarkan kengerian kecelakaan lalu lintas. Apa saja?

1. Angka 8:10

ilustrasi
Angka 8:10 adalah sebuah data dimana 8 dari 10 kecelakaan kendaraan bermotor di jalan melibatkan pengendara sepeda motor.

Jumlah yang besar dan akan terus naik juka tidak ada usaha untuk menumbuhkan 'Manajemen Risiko' terhadap sebuah perjalanan.

Minimnya pengetahuan terkait perlengkapan keamanan seperti helm, jaket, sarung tangan, celana panjang hingga sepatu juga menjadi penyebab meningkatnya risiko cedera.

2. Angka 63 persen

ilustrasi
Jika anda terlibat dalam sebuah kecelakaan dalam skala apa pun maka akan muncul probabilitas sebesar 63 persen untuk membuat anda jatuh miskin.

Kecelakaan akan menurunkan produktivitas dan kekuatan anda dalam menjalani kehidupan anda dan keluarga anda yang karenanya akan berdampak pada banyak hal di lini kehidupan.

"Sebuah keluarga bisa bangkrut karena membiayai pengobatan yang terus menerus atas anggota keluarganya yang mengalami kecelakaan serius," kata instruktur Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu.

3. Angka 86 persen

ilustrasi
Anda sudah pernah terlibat sebuah kecelakaan? Manusia modern memiliki 86 persen persentase pengalaman kecelakaan baik menjadi penyebab, menjadi korban atau bahkan hanya sekedar terlibat.

Ada berbagai faktor penyebab kecelakaan. Alam, kendaraan dan manusia. Tapi manusia adalah faktor paling besar yang mempengaruhi sebuah kecelakaan.

Banyak kecelakaan yang disebabkan oleh faktor manusia. Kesalahan-kesalahan mendasar yang kerap menjadi awal petaka menurutnya meliputi banyak hal mulai dari salah antisipasi keadaan, hilang kontrol atau melakukan akselerasi melebihi kondisi yang seharusnya.

4. Angka 36.000

ilustrasi
Secara nasional, Indonesia memiliki angka fantastis tentang jumlah kecelakaan per tahun akibat kecelakaan kendaraan bermotor.

Angka besar itu adalah 36.000, dimana 36.000 nyawa melayang sia-sia. Dan ini hanya angka yang tercatat, bagaimana yang tidak?

Para pengendara roda dua harus sadar kalau bila dibandingkan dengan pengguna mobil, pengendara motor lebih rentan mengalami kecelakaan parah.

5. Angka 1,2 juta

ilustrasi
Angka kecelakaan jika dihitung secara global di dunia maka akan hadir angka 1,2 juta jiwa per tahunnya yang melayang.

Angka ini mengalahkan angka korban jiwa akibat penyakit bahkan perang jika dihitung dalam satu masa.
Halaman 2 dari 6
(syu/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads