Penjualan Motor Bulan Juni Capai Titik Nadir

Penjualan Motor Bulan Juni Capai Titik Nadir

Syubhan Akib - detikOto
Jumat, 06 Jul 2012 11:44 WIB
Penjualan Motor Bulan Juni Capai Titik Nadir
Ilustrasi
Jakarta - Ketakukan akan penurunan penjualan motor nampaknya langsung terjadi. Di bulan Juni lalu, penjualan motor Indonesia turun hingga titik terendah di tahun 2012. Semua merek yang ada terhitung mengalami kemerosotan penjualan.

Sebelumnya, industri motor nasional diprediksi akan mengalami penurunan akibat adanya kenaikan ambang batas uang muka kredit kendaraan di 15 Juni lalu yang membuat uang muka kredit motor minimal 25 persen ketika kredit di perbankan sesuai dengan ketentuan Bank Indonesia (BI) dan 20 persen untuk uang muka kredit motor di perusahaan multifinance atau leasing sesuai aturan Kementerian Keuangan.

Namun, tidak banyak yang menduga kalau dampak penurunan penjualan ini akan berlangsung kilat meski penurunan penjualan di Juni belum diketahui penyebabnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada bulan Juni silam pasar motor nasional hanya mampu menyerap 550.468 motor saja atau turun 11,15 persen dibanding bulan Mei yang tercatat mampu menyerap 619.540 motor.

Dengan begitu, total penjualan motor di Indonesia selama semester satu 2012 lalu berhasil mencapai angka 3.742.984 motor.

Pada bulan Juni, Honda masih memimpin penjualan Indonesia dengan angka 332.272 motor. Honda tetap memimpin meski penjualan mereka di Juni lalu mengalami penurunan dari 362.127 motor di Mei.

Sementara itu, Yamaha juga mengalami penurunan dari 201.589 motor di Mei menjadi hanya 167.661 motor di Juni. Begitu pula dengan Suzuki yang mengalami penurunan dari 40.859 motor menjadi 36.532 motor saja di Juni.

Pun begitu dengan Kawasaki yang meraih penjualan 12.138 motor atau turun dari 13.093 motor. TVS juga mengalaminya dari 1.872 motor menjadi 1.865 motor.

No Merek Penjualan Juni

1 Honda 332.272
2 Yamaha 167.661
3 Suzuki 36.532
4 Kawasaki 12.138
5 TVS 1.865
6 Kanzen -

Total Juni: 550.468

Total 2012: 3.742.984



(syu/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads