Menurut President Director PT Mabua Harley-Davidson Djonnie Rahmat para pembeli motor Harley-Davidson di Indonesia saat ini tidak lagi di dominasi para orang tua.
"Sekarang ada pergeseran ke anak muda. Karena yang dominan sekarang malah anak muda. Di atas 33 tahun sampai 50 tahun itu yang dominan," ungkapnya kepada detikOto, Jumat (17/2/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"50 persen pembeli kita sekarang adalah new buyer maksudnya baru pertama kali punya Harley," jelas Djonnie.
Tingginya minat anak muda terhadap motor Harley-Davidson menurut Djonnie terjadi dengan sejumlah alasan. "Misalnya saja mereka pernah sekolah Amerika. Lalu disana mereka lihat Harley terus main dengan pemilik Harley, jadi ketika pulang ingin beli," ujarnya.
Hari ini sendiri Mabua baru saja meluncurkan 4 model keluarga Harley-Davidson Custom Vehicle Operations (CVO) model tahun 2012 yang di kalangan penggemar Harley-Davidson di Indonesia lazim dikenal dengan nama βScreamin' Eagleβ.
Dihiasi dengan cat tebal, berbalut chrome, sistem audio berkualitas tinggi, dan mesin V-Twin berkapasitas terbesar yang pernah ditawarkan dalam produksi sepeda motor Harley-Davidson, menjadikan model CVO sebagai sepeda motor 'incaran' para penggemar motor besar.
Setiap model CVO yang hadir di tahun 2012 menggunakan mesin Screamin Eagle berteknologi injection, Twin Cam 110β’ V-Twin dengan 110-cid (1803cc) yang merupakan mesin berkekuatan terbesar yang pernah diberikan pada sepeda motor Harley-Davidson.
Mesin yang hanya tersedia untuk model-model CVO ini memiliki torsi rata-rata 122 ft-lb pada 3750 rpm.
Empat model CVO anyar itu antara lain CVO Road Glide Custom, CVO Ultra Classic Electra Glide, CVO Street Glide dan CVO Softail Convertible yang dilepas dalam rentang harga Rp 500 juta sampai 600 jutaan.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Biar Dapet Rp 10 Juta/Bulan, Ojol Harus Ambil Berapa Orderan?
Perpanjang STNK Tahunan dan 5 Tahunan, Duitnya Buat Apa?
Permintaan Maaf Pemobil yang Konvoi Zig-zag di Tol Becakayu