Seperti diberitakan Trans7, motor buatan SMKN 5 Surakarta ini menggunakan mesin 4 tak berkapasitas 100 cc. Dan motor pun diklaim lebih irit dari sepeda motor lainnya.
Para siswa mengaku tidak kesulitan memproduksi motor. Hebatnya lagi, tidak seperti mobil Esemka yang proses perizinannya masih berliku, Pesona 5 ini telah mengantongi izin laik jalan dan sudah dijual bebas di pasaran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebenarnya dari catatan detikOto, SMK-SMK bekerja sama dengan produsen motor lokal, Kanzen, SMK menelurkan sebuah motor yang dinamai Auriga.
Motor merupakan hasil kerjasama produsen motor nasional PT Inti Kanzen Motor dengan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Saat itu setidaknya ada 13 SMK yang digaet Kanzen.
Antara lain SMKN 4 Cilincing Jakarta Utara, SMK 1 Sukabumi, SMK 2 Subang, SMK 1 Bandung, SMK 1 Semarang, SMK 5 Surakarta, SMK 2 Muhammadiyah Magelang, dan di Jawa Timur yakni SMK 5 Surabaya, serta gabungan beberapa SMK di Malang.
Kerjasama Kanzen dan SMK diawali dengan penandatanganan MoU dengan Departemen Pendidikan dalam hal ini adalah Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah di akhir tahun lalu, tepatnya saat Jakarta Motor Show 2008.
Para siswa SMK itu mengikuti pelatihan di bidang manufaktur dan perakitan, perawatan dan perdagangan sepeda motor.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Biar Dapet Rp 10 Juta/Bulan, Ojol Harus Ambil Berapa Orderan?
Perpanjang STNK Tahunan dan 5 Tahunan, Duitnya Buat Apa?
Permintaan Maaf Pemobil yang Konvoi Zig-zag di Tol Becakayu