Untuk mengembangkan teknologi ini, TVS mengaku telah melakukan penelitian 5-6 tahun secara intensif dan kolaborasi dengan lembaga-lembaga terkemuka dalam dan luar negeri.
Teknologi baru ini juga diharapkan dapat mendorong efisiensi bahan bakar sebanyak 20 persen bila dibandingkan dengan teknologi konvensional yang ada saat ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Teknologi ini juga memberikan CO2 (karbon dioksida) terendah di skuter sambil memberikan lantai rendah dan ruang untuk bagasi," kata Harne Vinay Chandrakant, Presiden, Pengembangan Produk Baru, TVS Motors seperti detikOto kutip dari The Hindu, Kamis (29/12/2011).
Selain itu, TVS menurut Chandrakant juga telah memadukan teknologi ini dengan tata letak yang sangat inovatif dan kompak dengan konstruksi ringan. Berat mesin yang mengaplikasi teknologi transmisi terbaru TVS ini dikatakan mampu memiliki bobot lebih ringan 5 kg dibanding bobot mesin saat ini.
"Teknologi ini juga dapat diterapkan untuk membuat mesin dengan kapasitas kubik yang lebih tinggi, katakanlah hingga 250 cc," ujar Chandrakant.
Untuk mempermulus jalan lahir transmisi ini diseluruh produk TVS, produsen motor itu mengatakan telah mengajukan paten untuk teknologi tersebut di India dan luar negeri.
Permulaannya, mesin dengan transmisi baru ini akan diaplikasi di skutik anyar yang sedang mereka persiapkan dan akan pula diaplikasi di model lain kemudian. "Kami akan menyebarkan teknologi baru ini dalam semua produk baru yang kami luncurkan pada 2013," pungkasnya.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Impor Pickup India Disebut Lebih Murah, Segini Harganya
Ini Dia Wujud Pick Up India yang Sudah Berstiker Koperasi Merah Putih
Meski Ditunda, Pick Up Mahindra Buat Kopdes Sudah Tiba di Priok