Dari kedua produk tersebut, dari data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) yang diperoleh detikOto, Jumat (9/12/2011) Kawasaki-lah yang mendapat pukulan paling telak.
Bukan apa-apa, penjualan motor seperempat liter andalan Kawasaki ini terpaksa harus terjun bebas dari 1.457 unit di bulan Oktober menjadi hanya 453 unit di November silam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kejatuhan penjualan Ninja 250R ini ternyata tidak bisa dimanfaatkan oleh rivalnya, Honda CBR250R. Sebab baik Honda maupun Kawasaki memang masih memproduksi motor 250 cc di Thailand dan diimpor utuh ke Indonesia.
Di bulan November lalu, dua tipe CBR250R series harus puas terjual hanya 319 unit saja turun cukup drastis dari data bulan Oktober yang tercatat di angka 831 unit.
Dari angka bulanan itu, Kawasaki masih mampu menunjukkan tajinya dengan memenangkan pertarungan antar motor sport 250 berfairing di bulan November.
Begitu pula bila kita melihat perolehan penjualan dari bulan Januari 2011 hingga November 2011.
Pada periode 11 bulan tersebut, Kawasaki tercatat berhasil menyebar 12.874 motor Ninja 250R ke konsumen Indonesia, sementara Honda harus puas hanya melepas 8.528 unit CBR250R saja.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Ribuan Pikap India buat Kopdes Merah Putih Telanjur Masuk Indonesia
Warga Ngeluh Bayar Pajak Kendaraan Dipersulit, 'Nembak' KTP Asli Rp 700 Ribu
Konversi 120 Juta Motor Bensin ke Listrik Terancam Gagal, Cuma Jadi Ilusi