General Manager Service and Motorsport PT Yamaha Motor Kencana Indonesia, Mangiring Siahaan menjelaskan saat ini Yamaha memiliki 2.900 jaringan service resmi yang tersebar di seluruh Indonesia.
Dari ribuan jaringan service tersebut ada 12.000-14.000 mekanik Yamaha yang dikatakan hampir seluruhnya sudah mampu 'memegang' motor dengan sistem pengabutan injeksi.
"Kami dari bagian service sudah sangat siap. Pada prinsipnya hampir seluruh bengkel Yamaha yang ada di Indonesia sudah dilengkapi mekanik dan peralatan yang memadai untuk menservice motor injeksi," ujarnya di Bandung.
Lebih lanjut Mangiring juga menjelaskan kalau Yamaha pada tataran global sudah memiliki berbagai teknologi terkini termasuk sistem injeksi tersebut.
Sementara ketika disinggung mengenai rencana pemerintah untuk menerapkan standar emisi Euro3 menggantikan standar emisi Euro2 yang digunakan saat ini yang pada akhirnya kemungkinan akan 'memaksa' pabrikan menjual motor injeksi, Yamaha pun menurut Mangiring tidak memiliki masalah terhadap hal tersebut.
"Jadi kalau mau injeksi teknologi kita juga sudah siap," cetusnya.
"Kalau keadaannya sudah seperti tadi saya jelaskan, bengkel siap, mekanik siap, peralatan siap, teknologi siap, sekarang bola ada di marketing. Karena pada dasarnya bagian service sudah siap dengan semuanya," pungkasnya.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi
Isi Surat Edaran Mendagri, Minta Gubernur Se-Indonesia Bebaskan Pajak EV
Kenapa BGN Beli Motor Listrik yang Belum Jelas Dealer-nya?