"Apalagi jenis bebek, sangat tidak direkomendasikan untuk jarak jauh. Dia hanya di kota saja bagusnya," ujar Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Royke Lumowa kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (12/8/2011).
Royke sendiri tidak menyarankan mudik menggunakan motor. Ia lebih menyarankan agar masyarakat menggunakan bus saat mudik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, pemudik disarankan agar tidak memuat barang-barang yang melebihi kapasitas motor. Karena, menurut Royke, kelebihan muatan akan mempengaruhi manuver motor itu sendiri.
"Sehingga nanti akan sulit ketika harus menghindar atau belok ke kiri dan ke kanan karena bawaannya yang banyak," kata dia.
Yang paling penting, pemudik diimbau untuk tidak membawa anak kecil. Selain polusi dan cuaca terik yang tidak bagus bagi kesehatan si kecil, keselamatan pun harus diperhatikan.
"Kalaupun mau membawa tumpangan, setidaknya orang dewasa di mana kakinya sudah bisa menapak pada sadel motor. Kalau anak kecil kan kakinya menggantung," jelas dia.
Β Meski begitu, masyarakat yang tetap mudik menggunakan motor disarankan untuk sering beristirahat saat mudik menggunakan motor.
"Sering-seringlah beristirahat agar tidak ngantuk atau kelelahan," ujarnya.
Pemudik, lanjut Royke, bisa memanfaatkan area Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) sebagai tempat istirahat. "Sambil mengisi bensin kalau bensinya sudah berkurang," ujarnya.
Atau, bisa juga beristirahat di Posko-Posko Pengamanan atau Check Point yang telah disediakan kepolisian. Di check point, masyarakat bisa juga memeriksa kesehatan.
"Atau di masjid dan kantor polisi," ujar dia.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Heboh Avanza-Xpander Cs Bakal Dilarang Isi Pertalite, Pertamina Bilang Begini
SIM Digital Meluncur, Apa Keunggulannya?
Bye Kartu Plastik! Pakai SIM Digital Tinggal Scan Barcode di HP