Mau Puasa, Penjualan Motor Naik

Mau Puasa, Penjualan Motor Naik

- detikOto
Senin, 08 Agu 2011 10:10 WIB
Mau Puasa, Penjualan Motor Naik
Jakarta - Penjualan motor menjelang puasa dan lebaran mengalami peningkatan cukup tinggi. Hal ini terlihat dari data penjualan motor bulan Juli lalu.

PT Astra Honda Motor misalnya, selama bulan Juli 2011 sudah mencatat angka penjualan sebanyak 363.238 unit. Angka ini lebih tinggi 1.411 unit dibanding penjualan bulan Juni.

Roda dua memang menjadi pilihan tepat untuk masyarakat urban yang tinggal di pusat ibukota. Pantaslah kiranya apabila penjualan roda dua ditanah air relatif stabil bahkan akan terus melonjak tinggi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Penjualan kami masih bagus, bahkan kami tidak mengalami kekurangan. Untuk penjualan di bulan Juli 2011 itu sangat baik. Soalnya kami telah mampu menjual sepeda motor hingga 363.000 unit lebih. Hal ini menunjukkan roda dua akan tetap digemari di tanah air," ujar Direktur Pemasaran PT Astra Honda Motor Auddie A. Wiranata di Jakarta akhir pekan lalu.

Lelaki berkaca mata ini pun menambahkan varian matiklah yang masih mendominasi penjualan.

"Penjualan kami pun masih dikuasai varian matik hingga mencapai 50 persenan dan dan sisahnya dimiliki oleh varian lainnya," ujarnya.

Dengan angka penjualan tersebut maka Honda tetap menjadi nomor satu di Indonesia.

Kenaikan angka penjualan juga dinikmati oleh Yamaha, yang mencatat angka penjualan 312.506 unit atau naik 28,2 persen dibanding bulan Juni.

Motor yang memberikan kontribusi terbesar pada penjualan itu adalah Jupiter Z yang penjualannya melesat naik 111,75 persen atau berkontribusi 65,18 persen dari total penjualan Yamaha.

Scorpio berkontribusi terbesar kedua sebanyak 22,20 persen dengan kenaikan penjualannya 56,65 persen dibandingkan dengan bulan Juni.

Disusul Vega ZR berada di peringkat ketiga kenaikan terbesar sebanyak 53,79 persen atau kontribusinya 19,96 persen dari total penjualan Yamaha.

Selain menjelang puasa, kenaikan angka penjualan motor diyakini juga merupakan imbas pameran Pekan Raya Jakarta (PRJ) yang berlangsung pada akhir Juni sampai pertengahan Juli.

(ddn/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads