Hal tersebut disampaikan Supervisor Technical Support Group PT Yamaha Motor Kencana Indonesia, Dirdhana dalam Coaching Clinic Motor Injeksi di kantor detikcom, Jumat (22/7/2011).
"Mekanisme dasar fuel injection atau FI sama dengan mekanisme tubuh manusia. Misalkan ketika tubuh kehausan, sensor-sensor di tubuh akan mengirim sinyal ke otak manusia dan akhirnya otak akan memerintahkan tangan untuk meminum air di gelas," paparnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sensor pada FI terdiri dari:
- IAPS (Intake Air Pressure Sensor) yang bertugas mendeteksi tekanan di sepanjang lubang masuk (INTAKE), dan bersama dengan sensor yang lain, menentukan posisi TMA (Titik Mati Atas).
- Kemudian ada sensor IATS (Intake Air Temperature Sensor) yang bertugas mendeteksi suhu udara yang masuk ke dalam ruang bakar untuk mengukur densitas udara.
- Sensor TPS (Throttle Position Sensor) yang bertugas mendeteksi suhu udara yang masuk ke dalam ruang bakar.
- Crank Angle Sensor adalah sebuah sensor yang mempunyai sebuah pick up coil dan pick up rotor yang berfungsi mendeteksi posisi sudut crankshaft, dan juga posisi TMA (Titik Mati Atas) saat mesin baru saja dinyalakan, mendeteksi putaran mesin dan menghasilkan energi listrik.
- Lean Angle Sensor sensor yang berfungsi mendeteksi posisi kemiringan sepeda motor. Yamaha melengkapi sensor ini sebagai fitur keamanan.
Injektor akan menyemprotkan BBM dengan tekanan tinggi ke ruang bakar. Volume yang disemprotkan ini tergantung pada ECU.
Komponen lain yang penting dari FI adalah fuel pump yang secara umum berfungsi mensuplai bahan bakar dari tangki ke injektor. Fuel pump ini juga menjaga tekanan bahan bakar yang disuplai agar sesuai dengan yang dipersyaratkan.
(ddn/ikh)












































Komentar Terbanyak
Ribuan Pikap India buat Kopdes Merah Putih Telanjur Masuk Indonesia
Warga Ngeluh Bayar Pajak Kendaraan Dipersulit, 'Nembak' KTP Asli Rp 700 Ribu
Konversi 120 Juta Motor Bensin ke Listrik Terancam Gagal, Cuma Jadi Ilusi