Rencananya kolaborasi antara kedua produsen tersebut akan diperlihatkan pada ajang Delhi Auto Show tahun depan. Itu untuk Duke 200. Sementara untuk Duke 350 akan diluncurkan segera setelah Duke 200 lahir.
"Di Auto Show tahun depan kami akan meluncurkan untuk pertama kalinya Duke 200 cc di India," ujar CEO KTM Sportmotorcycle AG, Stefan Pierer seperti detikOto kutip dari Indian Express, Jumat (15/7/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kelahiran KTM Duke 200 dan KTM Duke 350 ini menyusul kelahiran Duke 125 yang sudah lebih dahulu diperlihatkan dan dikirim ke Eropa pada bulan Maret lalu.
"Kami berharap bisa menjual 25.000 sampai 30.000 unit di India pada tahun pertama peluncuran. Setelah satu tahun, kami akan meluncurkan Duke 350-cc di India," tambah Pierer.
"Kami sudah menjual hampir 7.000 unit di Eropa. Kami menargetkan menjual sekitar 10.000 unit di Eropa tahun ini," katanya.
"Semua motor yang kami produksi di India akan menjadi model global. Sekarang kami sedang mencari patner untuk mengekspor motor KTM dari pabrik Bajaj ke pasar negara berkembang lainnya seperti Thailand, Malaysia, dan Brasil," kata Pierer.
Secara keseluruhan, KTM menargetkan penjualan total sebesar 82.000 unit tahun ini, naik dari 62.000 unit pada 2010 dan pada tahun 2015 KTM menargetkan akan mampu menjual sekitar 200 ribu motor pertahunnya.
PT Bajaj Auto Indonesia (BAI) yang menjadi distributor motor Bajaj di Indonesia pun beberapa waktu mengaku tertarik membawa KTM Duke ke Indonesia di masa depan. Namun yang menjadi perhatian BAI adalah kesiapan mereka menjual KTM.
Apakah mereka akan menjualnya lewat BAI dan dealer Bajaj ataukah mereka akan membuat perusahaan baru dan membangun jaringan baru. "Itu yang menjadi pertimbangan petinggi Bajaj. Tapi kalau keinginan, mereka sangat ingin bawa Duke kesini," ungkap seorang sumber detikOto di BAI.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Menlu Sugiono Ungkap Alasan Presiden Prabowo Bawa Maung di KTT ASEAN Filipina
Duh! Ketua DPRD Naik Moge Nggak Pakai Helm
Wacana KDM Hapus Pajak Kendaraan-Diganti Jalan Berbayar: Biar Adil