Hal itu diungkapkan Direktur Marketing PT Danapersadaraya Motor Industri (DMI), Johanes Cokrodiharjo akhir pekan lalu.
"Masa pakai helm hanya 1 tahun untuk yang sering digunakan. Kalau yang jarang paling bertahan lama hanya 2 tahun," kata Johanes.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kerusakan yang paling sering dihadapi oleh setiap helm adalah pada bagian busa. Busa dinilai sudah tidak bagus sehingga kala terjadi benturan maka akan membuat kepala pemotor cedera.
"Yang paling rentan adalah busanya. Busanya cepat rusak," pungkas Johanes.
Sementara ketika ditanya helm model apa yang paling dilirik pemotor di masa depan. Johanes mengatakan, jika para penunggang besi lebih tertarik pada helm yang memiliki banyak fitur.
"Pasar helm ke depan, konsumen ingin dimanjakan dengan berbagai fitur-fitur terbaru. Kita lihat seperti motor dan mobil, di kelas low car sudah banyak fitur, begitu pun helm. Ke depannya, busa-busa helm bisa dilepas. Jadi penguna tidak ke laundry, hanya cuci sendiri," imbuh Johanes.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Awas Kaget! Segini Pajak BYD Atto 1 Bila Tak Lagi Dapat Insentif
Naik Gila-gilaan! Intip Perbandingan Harga BBM RON 98 di RI Vs Negara ASEAN
Diduga Mirip Produk China Rp 8 Juta, Kok Bisa Motor MBG Tembus Rp 40 Juta?