"Melindungi visor dari aspal, kerikil, karet ban, ketika balap," ujar pemilik Juragan Helm, Agus Hermawan, kepada detikOto, di Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
Namun lanjut Agus mengatakan, sekarang ini banyak yang salah kaprah dalam segi pemakaian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut Agus menjelaskan, hal tersebut malah akan merusak kaca datar pada helm itu sendiri. "Malah bisa merusak visor, lecet-lecet, maupun mengganggu pandangan bila ada air menyusup," katanya.
Namun Agus tidak menampik, saat ini tren helm kaca datar yang dilengkapi Tear Off sedang laris di pasaran. "Malah jadi salah kaprah," pungkasnya. (khi/ddn)












































Komentar Terbanyak
Penjelasan Pertamina soal Harga Pertamax Tiba-tiba Naik 10 Juni
Cerita Prabowo Naik Maung: Atap Bocor, Bunyi Gledak-gledak
Jangan Kaget Lihat Harga Pertamax, Sekarang Tembus Rp 16.250/liter