Karya Perdana Modifikator Muda

Karya Perdana Modifikator Muda

- detikOto
Senin, 24 Jan 2011 17:41 WIB
Karya Perdana Modifikator Muda
Jakarta - Siapa yang menyangka bahwa modifikator Topo Goedel Atmodjo sudah memiliki murid untuk ikut meramaikan dunia modifikasi. Bahkan murid si modifikator nyentrik ini pun sudah mulai unjuk gigi. Tidak mau kalah dengan gurunya!

Modifikator muda bernama Tugi Nazareth yang berasal dari Pekanbaru pun menunjukan tajinya dengan mengubah Yamaha Scorpio Z tahun 2008 menjadi sebuah motor street fighter yang bertampang ganas.

"Ini merupakan ide original, Tugi telah berhasil belajar memodifikasi hanya dalam 2 tahun. Ini merupakan karya perdananya, dan saya memproyeksikan dia sebagai cikal bakal builder masa depan," beber sang guru yang logatnya masih medok ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ide liar Tugi menurut Topo kemudian dia arahkan agar ditumpahkan ke dalam Scorpio Z milik Artiansyah atau yang biasa dipanggil biah ini. "Dengan masukkan dari saya dia telah berhasil menciptakan modifikasi yang elegant," cetus founder bengkel modifikasi Tauco Custom ini.

Tubuh Scorpio Z yang terkesan tanggung dibuat Tugi menjadi lebih berotot dengan tubuh baru yang dibuat khusus dari bahan plat galvasis 0,8 mm. Bila melihat dari garis desain dan bahan yang digunakan jelas Tugi sangat mirip sang guru. Seperti pepatah jaman dulu, 'buah jatuh tidak jauh dari pohonnya.'

Tapi, jangan tunggu lama-lama, mari kita bedah karya perdana modifikator muda ini. Di lihat dari tampang luarnya, aura perkasa jelas terlihat berkat aplikasi beragam sembako modifikasi mulai dari stang milik Kawasaki Ninja hingga aksen lubang bundar di shroud depan yang mengalir ke tangki baru yang kekar dan buritan yang dibuat agak 'nungging'.

Untuk lampu utama Tugi menggunakan lampu headlamp dari Suzuki Satria FU dan stoplamp milik Honda Grand. Selanjutnya tubuh sang kalajengking ini pun kemudian disiram cat warna hitam untuk melahirkan aura misterius dan seram.

Kegarangan motor ini pun makin kentara bila kita menoleh ke lengan ayun yang dibuat sangat besar. Lengan ayun ini merupakan produk dari Kwangen Custom Products yang juga dihasilkan oleh sang guru.

"Untuk bagian kaki-kaki dia mengganti dengan pelek dengan diameter 17 inchi untuk bagian depan dan belakang, dan diselimuti ban Delitire berukuran 110/70/17 untuk bagian depan, sedangkan bagian belakang berukuran 140/70/17. Pengereman belakang, Tugi menggunakan piringan milik suzuki satria FU," paparnya lagi.
(syu/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads