Batu Permata di Mobil Pasaran

Batu Permata di Mobil Pasaran

- detikOto
Rabu, 27 Okt 2010 12:29 WIB
Batu Permata di Mobil Pasaran
Pekanbaru - Melakukan inovasi memang harus berani, apalagi ketika menerapkannya di mobil yang konvensional dan pasaran seperti Daihatsu Xenia. Filosofi itulah yang hendak diungkapkan pada mobil keluarga yang kini sudah tampil elegan dan ekstrem ini.

Bila dilihat secara keseluruhan, ada tiga poin penting ubahan yang inovatif sekaligus ekstrim dari Daihatsu Xenia ini. Pertama, Pintunya berkurang satu, kini hanya ada empat bukan lima seperti biasanya.

"Tapi pintu belakang jadi dibukanya bergeser ke belakang, dan menjadi tempat sofa, sementara pintu belakang sebelah kanan dihilangkan," ujar Harpid Singh sang pemilik, ketika berbincang dengan detikOto, di Pekanbaru, awal pekan ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kedua, coba perhatikan bannya. Bila berbelok, ban belakangnya juga bisa ikut belok! Itu karena ubahan pada gardan belakangnya sehingga ketika ban depan berbelok, secara otomatis, ban belakang mengikuti arah ban depan.

Dan ketiga, Harpid mengklaim ini pertamakalinya di dunia modifikasi Indonesia. Ia memasangkan batu permata kristal Swarovski yang diimpor langsung dari Singapura. Mau tau berapa banyak yang terpasang? "Total ada 6.200 batu Swarovski yang terpasang di keempat pelek-nya," ungkap Harpid. Wow!

Dari ketiga ubahan itu saja, sudah membuat Xenia ini menjadi istimewa dan berbeda dari kebanyakan yang berseliweran di jalan raya. Apalagi ketika Harpid menambahkan unsur elegan dan kenyamanan plus pada mobil ini.

Lantai kayu yang mewah, mini bar, TV LCD, juga Play Station menjadi pelengkap mewahnya jeroan kabin Xenia ini, juga atapnya yang sudah dibolongi sehingga pemandangan luar bisa dilihat melalui tiga buah sunroof.

Semuanya dioperasikan melalui tombol-tombol yang terdapat di ruang pengemudi. Dan asiknya, Harpid pun tidak mellupakan unsur kenyamanan bagi pengemudinya, karena dari seluruh detil dashboardnya, nuansa elegan tetap terpancar dengan tegas.

Creative Autowork asal Pekanbaru butuh waktu sampai 4 bulan untuk menggarap Daihatsu Xenia 2004 ini, dengan total biaya yang harus dikeluarkan Harpid mencapai Rp 400 juta. Wah, sangat jauh dari harga mobil ini ya.

(bgj/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads