Hal tersebut diutarakan salah satu dewan juri kontes modifikasi, Rizaldi Parani. Ia mengatakan, seharusnya Pekanbaru sudah bisa lebih bagus dari Palembang atau kota-kota besar Sumatera lainnya.
"Masih kurang optimal, baik kuantitas maupun kualitas. Seharusnya bisa lebih bagus, cuma karena jarang event-event, jadi tidak ada tempatnya," ungkap Rizaldi, ketika berbincang dengan detikOto, di sela-sela Clas Mild Accelera Auto Contest di Mall SKA Pekanbaru
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Begitupun dengan aliran-aliran yang diusung, Pekanbaru lebih mengedepankan elegan dan offroad, dan aliran street racing yang biasanya banyak mendominasi di kota-kota lain, disini malah bisa dihitung dengan jari.
Namun Rizaldi optimistis, bila terus diberikan ruang dan tempat bagi para modifikator-modifikator lokal Pekanbaru, bukan tidak mungkin kota bertuah ini bisa juga menapilkan karya-karya modofikasi yang semakin bagus dan menarik.
"Ya semoga saja dengan event Class Mild Accelera Auto Contest ini, bisa membuat mereka semakin berkembang, karena sekarang Pekanbaru masih perlu ditingkatkan lagi dunia modifikasinya," tutup Rizaldi.
(bgj/ddn)












































Komentar Terbanyak
Resmi Turun, Ini Harga BBM Se-Indonesia Juli 2026
Insentif Kendaraan Listrik Molor lagi, Ini Alasan Menkeu Purbaya
Bahlil: Harga BBM Baru Naik 3 Minggu, Masa Udah Ditanya Kapan Turun