Pemiliknya, Alwi Noviadi dari klub modifikasi mobil BJG Lifestyle, sepertinya hendak menunjukkan kekayaan budaya Palembang seperti kain songket, juga tari Gending Sriwijaya, melalui sekujur bodi Hyundai Matrix miliknya yang juga dipermak secara ekstrim dalam gelaran tersebut.
"Intinya, sebuah low rider khas Palembang, saya sampai harus survey ke Museum untuk mengetahui budaya dan sejarah dari Palembang," ujarnya ketika berbincang dengan detikOto, di Palembang Square, Palembang, beberapa waktu lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara bagian kap mesinnya, sekarang dibuka ke samping, karena Alwi sudah menggeser engsel-engselnya. Dengan bagiatengah yang dibuat bolong dan menggembung, Alwi hendak menjadikan kap mesin Hyundai Matrix ini sebagai batu prasasti, lengkap dengan tulisan sanskerta pada permukaannya.
Sementara itu, ketika masuk ke dalam kabin, nuansa etnik bukannya surut, malah semakin mengental. Terutama pada bagian stir yang terbuat dari rantai berkelir emas, serta pedal-pedal gas, rem dan kopling yang menggunakan kepala gesper bermotif simbol-simbol kerajaan Sriwijaya Palembang.
Tak ketinggalan, seluruh jok pun dilapisi kulit dengan pinggiran diberikan rajutan batik songket Palembang, dengan inisial nama sapaan sang pemilik 'Oppie' terpatri di bagian punggung jok tersebut.
"Saya sudah lama punya mimpi, pengen bikin mobil yang mengedepankan kultur budaya daerah seperti ini, dan baru sekarang kesampaian," ujarnya.
Tak sia-sia memang, setelah menghabiskan waktu 2 bulan dengan total biaya mencapai Rp 170 juta, meski tak menang kontes cukup untuk memuaskan sang pemilik.
"Saya tidak mikir menang atau kalah, yang penting inilah budaya yang harus dipertahankan, bisa diterapkan dimana saja, termasuk mobil," pungkasnya.
Ya, siapa tahu dengan begitu, tidak ada lagi yang berani mencuri budaya Palembang ya, bro?
(bgj/ddn)












































Komentar Terbanyak
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Opsen Mencekik! Muncul Gerakan Setop Bayar Pajak Kendaraan
Mobil Listrik e-Vitara Dianggap Kemahalan, Suzuki Bilang Begini