Hal tersebut dibuktikan oleh Nana Suryana yang memodifikasi Suzuki Satria FU miliknya menjadi sebuah motor sport bertampang lumayan ekstrim dan ganas.
Lelaki berusia 55 tahun tersebut sepertinya tidak mau mati gaya dan kalah dengan anak muda. Karenanya motor bebek sport dari Suzuki itu dia permak habis agar nuansa sporty bisa lebih kentara dan dia bisa tampil beda.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di rumah modifikasi yang merupakan satelit dari rumah modifikasi terkenal Tauco Custom tersebut, Suzuki Satria FU milik Nana pun di rombak habis. Motor yang tadinya berjenis kelamin bebek itu pun langsung ganti kelamin menjadi sesosok motor sport.
"Saya mau buat sebuah motor sport yang tampil beda tapi tidak terlalu besar, agar sesuai bodi saya juga, makanya saya datang kesini," ujar Nana.
Topo Goedel Atmodjo sang founders dari Kasahan Motor pun langsung turun tangan. Bodi asli Satria FU pun langsung dibuang dan diganti dengan bodi kostum buatan Topo yang berbahan dasar plat galvanis.
Tangki bensin Satria FU yang masih dibawah jok pun diangkat ke atas frame selayaknya motor sport dan menggantinya dengan sebuah tangki yang berpenampilan sangat sporty yang menurut Topo 'tidak hanya pajangan', tapi memang benar-benar berguna dan dapat diisi bensin.
"Jadi Pak Nana sekarang tidak perlu turun lagi buat isi bensin," ujar Topo.
Dan untuk semakin menambah kesan sporty pada motor asal Jepang ini, Topo pun juga membuatkan rangka tubular yang dia desain bersama dengan Nana.
Langkah ini terbilang efektif, tampilan samping Satria ini pun jadi semakin sporty, terlebih Nana juga meminta Topo agar motor modifnya ini dibuat dengan konfigurasi jok single seater.
Tidak hanya itu, keperkasaan Satria Sport ini pun semakin menggila berkat aplikasi shock depan dan swing arm yang berdisain sangat macho. "Kedua bagian itu kita kasih kondom agar terlihat lebih besar dan kekar," cetus builder yang sudah belasan tahun berkecimpung di dunia modifikasi ini.
Dan hebatnya, walaupun saat ini sudah berusia tidak lagi muda, semangat modifikasi Nana ini bisa juga tercermin dari desain keseluruhan motor tersebut. Sebab desain yang saat ini digunakan di motor ini hampir seluruhnya atas permintaan Nana setelah dirinya melihat berbagai majalah motor luar negeri. "Ini semua maunya saya," ujar Nana.
Hal tersebut pun diiyakan oleh Topo. "Itu semua memang maunya dia, kita hanya ikutin, bayangin saja, model tangki saja sudah kita ganti dua kali belum lagi bagian lain, semua itu kita lakukan agar motor ini jadi sesuai dengan keinginan Pak Nana," ungkap Topo.
"Makin enggak mati gaya deh nih motor," ujar Nana bangga.
(syu/ddn)













































Komentar Terbanyak
Mobil Listrik China Murah-murah, Kok Suzuki Pede Jual e Vitara Rp 755 Juta?
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Bikin Pajak Mobil-motor di Jateng Mahal, Segini Tarif Opsen PKB