Senin, 29 Apr 2019 16:44 WIB

Modifikator Pekanbaru Tidak Asal-asalan dan Gaya Semata

Ridwan Arifin - detikOto
Modifikasi Foto: Ridwan Arifin Modifikasi Foto: Ridwan Arifin
Jakarta - Tercatat 221 modifikator tumpah ruah di Mal SKA Pekanbaru Riau, mereka beradu kreativitas untuk menjadi jawara di Honda Modification Contest 2019 regional. Juri melihat, perkembangan para peserta modifikasi Pekanbaru semakin baik dan tanpa menghilangkan aspek keselamatan.

"Tahun ini luar biasa (builder Pekanbaru) saya bilang nggak ada motor yang istilahnya asal jadi. Apalagi di kelas Community Touring, itu kan motor yang memang daily use, mereka menyelesaikannya secara serius, melihat unsur safety-nya, tidak hanya sekedar part nempel untuk gaya-gayaan," ujar salah satu juri salah satu juri HMC, Hidayat Priyo Wibowo, builder dari Retro Syndicate di Pekanbaru, Riau (28/04/2019).



"Engine Guard atau pelindung ada banyak yang menggunakan itu sebagai variasi, bahkan bahaya untuk pengendara nya. Sekarang mereka sudah mengetahui titik-titik di mana bisa menjadi point bracket-nya," ujar Yayat.

"Kalau dilihat persentase nya motor kemarin juga motor yang benar-benar konsep baru persentase nya lebih besar tahun ini, saya harapkan perkembangan semakin meningkat," ujarnya.



Lebih lanjut, ia mengatakan saat ini minat peserta HMC tahun ini juga meningkat dibandingkan tahun lalu, namun seiring bertambahnya peserta tidak menurunkan kualitas modifikasi.

Dalam catatan 9 kelas yang dilombakan dalam HMC seri Pekanbaru, Riau. Di antaranya kelas Matic & Cub Stock/Bolt on yang diikuti sebanyak 66 modifikator , Matic & Cub Advance 15 modifikator, Sport Naked 7 modifikator, Sport Fairing 22 modifikator, Sticker/decals 6 modifikator, Racing Style 29 modifikator, dan Community Touring sebanyak 33 modifikator untuk kategori sepeda motor dengan produksi di bawah tahun 2006 sebanyak 26 orang, dan free fall all sebanyak 17 modifikator.



Ditambah lagi satu modifikasi terbaru yakni virtual Challenge dengan jumlah peserta sebanyak 13 modifikator.

"Tahun kemarin saya melihat sendiri apa yang terjadi di Pekanbaru, animo luar biasa, tapi tahun ini tidak kalah kagetnya lagi. Saya cukup senang juga ada beberapa message yang saya sampaikan ke teman-teman builder sampai. Mereka sudah berani konsep, tadinya hanya tergantung part-part ada atau sudah ada dijual belikan di pasaran mereka sudah berani mengekspor ide-ide mereka sendiri, artinya mereka sudah mulai membuat part," jelasnya. (riar/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com