Senin, 29 Apr 2019 15:42 WIB

Istilah Jawa Sentris di Dunia Modifikasi Kian Luntur

Ridwan Arifin - detikOto
Foto: Ridwan Arifin Foto: Ridwan Arifin
Jakarta - Pulau Jawa menjadi menjadi pusat berbagai macam kegiatan di Indonesia, istilah Jawa Sentris pun muncul karena pembangunan hanya berputar di sana. Semakin berkembang nya teknologi, akankah hal ini berlaku sama dengan dunia modifikasi?

"Saya cerita sedikit, jadi kemarin saya sempat main ke museum. Dan di satu sudut ruangan museum itu, saya melihat dan menemukan ternyata ada java centris, artinya gini jawa sentris itu sudah masuk museum," buka Hidayat Priyo Wibowo yang merupakan builder dari Retro Syndicate di Pekanbaru, Minggu (28/04/2019).



"Saya pikir dengan kemajuan teknologi zaman ini orang mengakses informasi apapun lebih mudah. Jadi Jawa tidak menjadi patokan lagi-lah. Tapi mereka (modifikator di luar pulau Jawa) bisa mengambil yang lebih tinggi," tambah Yaya.

"Dalam arti sekarang sudah era yang terbuka, orang-orang mendevelop sesuatu, mendapatkan informasi, mereka memperoleh nya dari berbagai macam sudut, tempat, mungkin mereka tidak hanya melihat di Jawa saja, mereka bahkan sampai melihat dunia, apa yang terjadi di Amerika, Jepang atau belahan dunia mana pun. Mereka bisa mempelajari itu," kata Yaya.



Sebagai juri modifikasi di gelaran Honda Modification Contestz pria ini kerap kali melakukan penilaian modifikator di luar Jawa. Ia menyebut modifikator di luar pulau Jawa sudah berani dan memiliki konsep dalam memodifikasi sehingga hasilnya tidak asal-asalan.

"Implikasinya lebih luas, bukan berarti Java Sentris itu kreativitas di Jawa mati. Semua itu mempunyai kesempatan yang sama untuk bisa mengakses informasi tersebut. Kerasa banget kok sekarang," ungkap Yaya.

"Yang perlu diacungi jempol saat ini terjadi bahwa teman-teman di daerah ini sekarang punya confidence yang cukup tinggi karena kreativitas tidak hanya di Jawa saja, namun bisa di mana saja. Akhirnya mereka juga punya sisi idealis yang memperkuat karya mereka," kata Yaya. (riar/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed