Senin, 01 Okt 2018 18:13 WIB

Harley-Davidson WL 1947 Bergaya Boardtracker Mejeng di Surabaya

Deny Prastyo Utomo - detikOto
Foto: Deny Prastyo Utomo Foto: Deny Prastyo Utomo
Surabaya - Kontes modifikasi Suryanation Motorland mencapai malam Grand Final di Surabaya. Selain para jawara, ada juga Iconic Bike Suryanation Motorland 2018 yang bernama 'Tosan Adji' dibawa ke sana.

Motor modifikasi bernama 'Tosan Adji' adalah karya Lufti Ardika The Greatest Bike Suryanation Motorland 2017 dan Andhika Pratama pemenang Committe Pick Suryanation motorland tahun 2017. Mereka memperkenalkan hasil karyanya untuk pertama kalinya di Surabaya.


Motor yang berbasic Harley-Davidson WL tahun 1947, mereka sulap bergaya boardtracker. Dengan memadukan sentuhan klasik dan modern dibeberapa detail motornya.

Mereka merubah setiap detail motor Harley-Davidson WL 1947 itu, mulai tangki, gearbox, jok hingga velg dan ban motor. Detailnya untuk gearbox mengunakan WL 1947. Untuk memberikan kesan bersih dan menkilap framenya mengunakan full stainless steel.

Uniknya, tangkinya dirubah menjadi minimalis dan diberi warna merah yang digarap secara handmade. Untuk roda mengunakan velg ring 21 inchi membuat kesan bongsornya milik Harley-Davidson masih kentara. Namun ada yang menarik, pada posisi kopling dan persneling dibalik oleh pembuatanya.

Pada persneling yang awalnya ditangan diubah dikaki. Sedangkan untuk kopling yang awalnya dikaki dipindah pada tangan untuk mempermudah pengedaliannya.

"Keseluruhan dibuat handmade. Material yang diterapkan adalah stainless steel 3.16 untuk desain motor ini," kata Lutfi Ardika kepada wartawan, Sabtu(29/9/2018).


Dalam pengerjaannya, Lutfi mengaku membutuhkan waktu lima bulan dalam membuat Tosan Asdji. Meski banyak melakukan perubahan Lutfi tak mau merubah banyak agar motor tetap berfungsi.

"Kita mau sesuatu yang unik pada bagian motor ini. Tapi tanpa meninggalkan fungsi. Dalam pengerjaan mulai konsep hingga pengerjaan memakan waktu lima bulan. Tosan Adji
Harley-Davidson WLA tahun 1947 ini kita garap di chrome work Andika Pratama," kata Lufti Ardhika.

Ia mengaku banyak melakukan perubahan pada Tosan Adji usai mengikuti kontes modifikasi di Verona, Italia.

"Banyak ilmu yang kita dapat dari sana yang bisa kita aplikasikan," tandasnya (dry/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed