Seperti yang dikatakan Pemilik Central Classic Custom, Nolavender, ditoko dan bengkelnya sendiri itu ramai mulai dari anak muda hingga kakek-kakek.
"Mulai dari anak muda gitu kan SMA sampai yang aki-aki (kakek-kakek-Red) pun ada yang datang ke sini banyak," ujarnya kepada detikOto, di Cinere Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya namanya anak muda gitu kan baru mau main motor kustom, kalau orang tua sih lebih ke motor klasik, beli aksesorisnya gitu-gitu," katanya.
Lanjut Nola mengatakan, konsumen yang ingin motornya di kustom bukan cuma dari motor jadul, namun motor yang notabennya masih berumur muda juga ada.
"Kaya dari Tiger, Vixion, motorsport umur muda bisa. Tapi memang paling banyak dari motor klasik kaya CB gitu," pungkasnya (khi/lth)












































Komentar Terbanyak
Habis Ngamuk Ditegur Jangan Ngerokok, Pemotor PCX Kini Minta Diampuni
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Kursi Depan JakLingko untuk Prioritas, Tak Semua Orang Boleh Duduk