Modifikasi karya RLandZ workshop asal Bekasi ini, bisa menjadi referensi baru untuk pecinta modifikasi. Karena selain memiliki tampilan yang berbeda, fungsional dengan tetap mempertahankan kesan original menjadi poin utamanya.
"Modifikasi ini merupakan Indi's concept alias Indonesia Individual Style, Father's Pride. Modifikasi kepedulian kita sebagai orang tua, saat berkendara dengan anak kita," ujar Anjik Andrianto, designer serta owner dari RLandZ workshop.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Setelah 2 tahun saya melakukan riset sederhana tentang semakin banyaknya kita lihat anak di bawah umur. Terkadang kita melihat anak duduk di atas tangki motor dan memegang kemudi, sedangkan bentuk design dari tangki motor pabrikan hanya memperhitungkan untuk posisi kenyamanan sang pengemudi (orang dewasa)," ujar Anjik.
"Dalam posisi anak duduk di tangki lalu anak memegang kemudi/stang yang bergerak ke kanan dan ke kiri, ditambah posisi kaki yang menggantung tanpa pijakan pun membuat posisi anak semakin tidak terkontrol bahkan bisa kehilangan keseimbangan. Oleh sebab itu saya melakukan modifikasi agar anak tetap nyaman di saat berkendara," katanya.
Hasilnya tampilan berbeda disajikan pada Honda MegaPro lansiran 2002 milik Anjik. Jika melihat lebih teliti tampilan galak menyelimuti seluruh bidang MegaPro anjik, dengan pemilihan warna hitam menyeluruh bersama sentuhan warna merah.
"Sebenarnya ini masih mempertahankan bentuk dan part yang bawaan (original). Sehingga kenyamanan dan fungsional masih bisa dirasakan saat dikendarai," ujar Anjik.
Perubahan sangat terlihat pada bentuk tangki, jok, sepatbor depan dan belakang, jok, buntut, dan yang paling mencolok penggunaan cover engine.
"Tangki dari segi bentuk ditambah pegangan tangan, agar anak tidak memegang stang kendali. Selanjutnya rangka turbilar cover engine juga diselipkan, fungsinya untuk melindungi kaki anak dari panasnya mesin serta si anak bisa memiliki pijakan kaki. Pengendara bisa menjepit kaki anak, agar bisa berkendara dengan baik," lanjut Anjik.
Perubahan lain juga terlihat pada bagian depan, dengan desain lampu yang lebih kecil. Hal itu membuat MegaPro kian tampan.
"Perubahan juga saya ubah pada bagian kaki-kaki. Seperti pelek depan dibuat lebih besar 2,5 inci, pelek belakang 5 inci. Desainnya juga saya ubah dengan menutupnya dengan Art Carton yang dipernis dan dicat," ucap Anjik.
Anjik juga mengatakan, untuk bisa melahirkan modifikasi ini. Dirinya membutuhkan waktu hingga 1 tahun. "Karena modifikasi ini butuh pengujian, seperti pengujian presisi kaki untuk si anak," tambahnya.
(lth/rgr)












































Komentar Terbanyak
Habis Ngamuk Ditegur Jangan Ngerokok, Pemotor PCX Kini Minta Diampuni
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Kursi Depan JakLingko untuk Prioritas, Tak Semua Orang Boleh Duduk