"Ini seperti mimpi yang menjadi kenyataan," ujar Teddy yang tidak bisa menyembunyikan kebahagian dirinya mendapatkan BMW R65 bermesin Boxer 650cc lansiran 1978. Jaran Kore dalam bahasa Jawa diartikan sebagai kuda liar yang sulit ditunggangi.
Motor itu memang dihadiahkan khusus kepada pengunjung Kustomfest di Yogyakarta yang beruntung. Teddy pun merasa bahagia bisa mendapatkan motor karena memang dia berniat memiliki motor modifikasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto Si Jaran Kore
Sebagai gambaran, sebelumnya CEO Kustomfest yang langsung memodifikasi Jaran Kore yakni Lulut Wahyudi mengatakan, motor BMW R65 ini tadinya ini ditemukan dalam kondisi mengenaskan.
Ide awal membanggun konsep Scrambler karena Lulut kepikiran ingin membuat motor yang bisa digunakan hingga ke pelosok, setelah melakukan liburan di Pulau Lombok. Pengerjaan seluruhnya digarap ulang secara handmade berdasarkan kolaborasi sentuhan cromollym, titanium, dan alumunium.
Mulai dari rangka, tangki, rear fender, side covers gas tank semuanya terbuat dari bahan alumunium yang ringan. Untuk kaki-kaki diperkuat dengan pelek 18 inci beserta suspensi upside-down di bagian depan dan Ohlins di belakang.
Sedangkan untuk akesesoris dibangun secara kustom handmade dan menggunakan beberapa aksesori aftermarket lainnya. Dari semua materi yang diterapkan, pengerjaan titanium untuk knalpot menjadi yang paling sulit, pasalnya dibuat dari materi titanium yang sangat keras namun memliki kualitas yang terbaik.
Untuk mesin twin head sendiri sudah diupgrade dengan beberapa parts dari luar dan digabungkan dengan parts asli BMW lalu disalurkan melalui karburator Mikuni race flatside sebanyak dua buah. Sedangkan sistem tranmisis empat percepatanya benar-benar dibuat langsung oleh Retro Classic Cycles.
Meski hasil kustom, tapi Lulut tetap mempertahankan tampilan klasik dari motor ini dengan menyematkan sistem tromol di bagian belakang. Salah satu yang menjadi spesial motor ini pun sudah berlabur tandatangan dari Lulut juga builder Powerplant Motorycles, Yaniv Evan.
(lth/ddn)












































Komentar Terbanyak
Habis Ngamuk Ditegur Jangan Ngerokok, Pemotor PCX Kini Minta Diampuni
Di Indonesia Harga Mobil Terkesan Mahal, Padahal Pajaknya Aja 40%!
Harga Mobil di Indonesia Terkesan Mahal, Padahal...