Selasa, 06 Jan 2015 08:39 WIB

Modifikasi

Dari Motor Telanjang Jadi Klasik Retro

- detikOto
Jakarta - Hobi motor klasik tidak bisa dikesampingkan oleh Bobby Santoso. Saking cintanya dengan motor bergaya 'jadul', pemilik salah satu pet shop di wilayah Serpong, Tangerang ini mengubah tampilan Suzuki Inazuma 250.

Memang, hingga kini Inazuma yang masuk ke Indonesia merupakan naked motor sport. Tapi, masih jarang yang ingin memodifikasi Inazuma itu.

"Kalau saya senang emang retro gini. Tadinya kan mau beli (Kawasaki) Estrella. Cuman Estrella kan tampilannya kecil. Lalu, ini kan waktu beli Rp 47 juta, mau jual harganya jatuh. Daripada dijual, mendingan dipotong (dimodifikasi) aja," kata Bobby kepada detikOto di Serpong, Tangerang.

Menurut Bobby, motor kustom miliknya ini menjadi motor Inazuma kedua yang telah dimodifikasi. Hal itu menjadi kebanggaan tersendiri baginya.

"Yang custom (Inazuma) ini kedua. Motor pertama itu punya orang mana gitu, dia custom di studio motor. Modelnya copper. Nah ini motor Inazuma kedua yang dikustom," katanya.

Selain itu, Bobby memilih motor Inazuma untuk diubah bergaya retro bukan tanpa alasan. Menurutnya, motor-motor selain Inazuma sudah banyak yang memakainya. Ia pun memilih Inazuma agar tampil beda.

"Memang dari dulu pengen punya motor custom. Tapi custom kalau dari motor Scorpio, GL Pro itu kan udah banyak banget. Maunya yang beda dari yang lain," tambahnya.

Untuk menyulap tampilan Inazumanya, Bobby menggandeng bengkel The Katros Garage. Menurutnya, Inazuma miliknya ini masih banyak menerapkan part aslinya. Hanya sedikit yang ditambahkan hingga menjadi motor bergaya klasik itu. Dua buah knalpot khas Inazuma pun tetap dipertahankan.

"Knalpot saya pertahanin masih asli karena modelnya juga masih masuk. Maunya kan bukan dibikin klasik tapi dibikin modern kayak keluaran pabrik. Jadi kayak speedometer, shock depan, masih tetap asli," katanya.

"Yang diubah spakbor, lampu depan, ban, pelek, suspensi belakang, sasis tengah, jok sama tangki. Tangkinya saja itu cuma ubah atasnya doang. Bawahnya aja itu masih asli. Kapasitas tangki lebih besar dikit, 16 apa 17 liter gitu. Aslinya aja kan paling cuma 13 liter kalau enggak salah," ujarnya.

Untuk ukuran bannya, Bobby memasang ban dengan ring 18 di bagian depan dan ring 17 di belakang. Malah, katanya, ia ingin menggunakan ban milik Harley-Davidson agar terlihat lebih klasik. Tapi, The Katros Garage menyarankan untuk memakai ban biasa.

"Ban depan itu 18 ringnya, belakang 17. Karena memang biar dapat. Motor ginian mah emang ban depan lebih besar. Malah kadang ada yang depannya 19. Sebetulnya pengennya pakai ban Harley. Dia (The Katros Garage) bilang bagusan ini," ujarnya.

Otolovers juga punya motor modifikasi yang keren? Kirim data dan fotonya ke email redaksi@detikoto.com.



(rgr/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed