Seperti yang dituturkan bos bengkel motor klasik Latip Motor, yang berada di Jalan Raya Bogor, KM 26,5 Pekayon Pasar Rebo Jakarta Timur, Suyadi.
"Modifikasi motor bebk menjadi motor klasik, biasanya kepuasannya hanya sebentar. Karena mesin motor bebek berkapasitas kecil (cc yang kecil)," kata Suyadi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau motor bebek diubah menjadi motor klasik seperti Honda C70 itu pasti akan mengubah rangka, dengan dudukan mesin dan semuanya akan menyesuaikan," katanya.
"Selain itu banyak pengendara bebek ingin ikut merubah mesinnya agar tampilan klasik bisa berlari lebih cepat. Otomatis mesin akan kita bore up, seperti seher yang dibuat lebih besar dan lain-lainnya. Tapi ini akan berisiko pada kopling yang cepat habis," lanjutnya.
Namun dirinya secara tidak langsung mengakui, bahwa konsumen merupakan raja. Jadi kalau memang mereka berniat seperti itu, maka silakan memodifikasi motor.
"Tapi itu balik lagi ketangan konsumennya mau atau tidak. Tapi banyak yang saya temui seperti itu," tutupnya.
(lth/ddn)











































Komentar Terbanyak
Pemerintah Ancam Cabut Izin Gojek-Grab Andai Tak Patuhi Komisi 8%
Ramai Aksi Warga Perbaiki Sendiri Jalanan, Padahal Sudah Bayar Pajak Kendaraan
QR Code Pertalite Kendaraan Nunggak Pajak Disarankan Dihapus